Nurdin Tampubolon Harap Pemerintah Dukung Sektor Ekonomi yang Tak Terdampak Corona :: Nusantaratv.com

Nurdin Tampubolon Harap Pemerintah Dukung Sektor Ekonomi yang Tak Terdampak Corona

Ia berharap sektor tersebut didukung kebijakan pemerintah sehingga semakin produktif, efektif dan efisien
Nurdin Tampubolon Harap Pemerintah Dukung Sektor Ekonomi yang Tak Terdampak Corona
Nurdin Tampubolon.

Jakarta, Nusantaratv.com - Politikus sekaligus pengusaha Nurdin Tampubolon menilai masih ada sektor-sektor perekonomian lainnya yang tak terlalu terdampak virus corona di Tanah Air.

Baca juga: ​​​​​​Nurdin Tampubolon Dukung Penanganan Menyeluruh Pemerintah dalam Wabah Corona RI 

Di antaranya industri pertanian, pertambangan, perikanan dan lainnya.

Karena itu ia meminta pemerintah mengoptimalkan sektor-sektor tersebut, sebab bisa turut membantu perekonomian bangsa.

"Yang jadi masalah (terdampak parah oleh covid-19) sekarang ini adalah tenaga kerja di industri yang padat karya. Kalau sektor-sektor pertanian kan enggak, pertambangan juga jalan. Jadi sektor-sektor ini harus ditingkatkan pemerintah," ujar Nurdin di Jakarta, Selasa (31/3/2020).

Ia berharap ada kebijakan pemerintah yang dibuat guna memudahkan sektor tersebut dalam meningkatkan produktivitas, efisiensi  dan efektivitasnya.

Sehingga mereka bisa menyumbang lebih banyak pendapatan bagi negara, dan akhirnya meringankan beban keuangan pemerintah di masa pandemi.

"Bagaimana efisiensinya dinaikkan, produktivitasnya dan lain-lain," ucapnya.

Dengan mengoptimalkan lini perekonomian tadi, menurut Nurdin pemerintah bisa terbantu dalam upaya menekan angka defisit APBN.

Seiring dengan langkah tersebut, ia menyarankan penghentian sementara proyek-proyek pemerintah yang tak berkaitan langsung dengan produktivitas. Bila perlu, proyek-proyek yang dinilai tak pro rakyat itu dibatalkan.

Nurdin berharap masukannya ini dipertimbangkan. Mengingat, apabila APBN defisit, ada dampak yang tidak sesaat dirasakan.

"Pendapatan negara di sektor-sektor lain itu dimaksimalkan saja, dengan efisiensi dan efektivitasnya, yang masih produktif. Dan juga proyek-proyek yang mercusuar, yang tidak langsung meningkatkan pendapatan negara atau masyarakat dalam pendapatan income per kapitanya, dihentikan saja dulu itu. Sehingga defisit APBN-nya bisa menurun, jangan melewati 3 persen," papar dia.

"Harus berani kita mengambil keputusan dalam kondisi seperti ini. Karena kalau defisit APBN kita, jangka pendek, jangka panjang dan jangka menengah, ini jadi beban rakyat, generasi penerusnya. Memang kita bisa utang, ditambah lagi. Tapi apakah itu tidak mengganggu kondisi kita ke depan?" sambung anggota DPR RI 2014-2019.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0