Minta Jakarta Di-lockdown, Masinton: Keselamatan Rakyat yang Utama :: Nusantaratv.com

Minta Jakarta Di-lockdown, Masinton: Keselamatan Rakyat yang Utama

Dari total 893 orang yang tertular corona di Indonesia sebanyak 515 orang di Jakarta
Minta Jakarta Di-lockdown, Masinton: Keselamatan Rakyat yang Utama
Kota Jakarta. (Detik)

Jakarta, Nusantaratv.com - Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Masinton Pasaribu meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mempertimbangkan melakukan lockdown atau karantina wilayah Ibu Kota guna menekan penyebaran virus corona.

Baca juga: Hari Ini Saja 103 Orang Tertular Corona, Ayo Tetap di Rumah! 

Hal ini dilakukan mengingat Jakarta saat ini menjadi epicenter atau pusat penyebaran corona di Indonesia.

"Tidak ada salahnya membahas dan mempersiapkan opsi lockdown sebagai alternatif terakhir untuk wilayah provinsi DKI Jakarta. Melihat penerapan opsi lockdown di berbagai negara, ternyata efektif meminimalisir penyebaran virus corona," ujar Masinton, Kamis (26/3/2020).

Masinton mengerti lockdown bukan satu-satunya cara dalam mengatasi covid-19. Tapi, menurutnya sudah banyak bukti dari negara-negara lain bahwa metode tersebut sukses menekan angka penyebaran virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan, China itu.

Menurut Masinton, Jokowi dan Anies harus  saling bahu-membahu dalam menangani pandemi ini. Karena, yang paling utama adalah kesehatan dan keselamatan rakyat.

"Jangan ada egoisme kebijakan antara pemerintah pusat maupun pemerintah daerah DKI Jakarta. Keselamatan dan kesehatan rakyat adalah yang utama. Singkirkan egoisme, bangun sinergitas dan solidaritas antar pemerintahan pusat dan daerah," tutur anggota DPR daerah pemilihan (dapil) Jakarta II itu.

Masinton menilai, saat ini belum terlambat guna memulai langkah besar menghadapi corona.

Guna mendukung kebijakan ini, Pemprov DKI harus menambah perlengkapan medis rumah sakit rujukan, menyiapkan dapur umum, menyetok alat kesehatan untuk warga, serta menyiagakan aparat keamanan.

"Sejatinya warga Jakarta telah siap dengan opsi apapun, termasuk opsi lockdown. Rakyat menunggu persiapan dan kesiapan pemerintah pusat bersama pemerintah daerah DKI Jakarta," jelasnya.

Diketahui, hingga Kamis (26/3/2020) pukul 12.00 WIB, total yang tertular corona di Indonesia mencapai 893 orang. Sementara yang meninggal 78 dan pulih 35 orang.

Jakarta masih menjadi wilayah di Tanah Air dengan kasus terbanyak yakni 515 orang, meninggal 46 pasien dan pulih 25 orang.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0