Menag Tegaskan Sertifikasi Penceramah Berlaku untuk Semua Agama :: Nusantaratv.com

Menag Tegaskan Sertifikasi Penceramah Berlaku untuk Semua Agama

Menag Fachrul Razi Tegaskan Program Akan Diberlakukan untuk Semua Agama dan Tidak Ada Pemaksaan.
Menag Tegaskan Sertifikasi Penceramah Berlaku untuk Semua Agama
Menag Fachrul Razi. (Istimewa)

Jakarta, Nusantaratv.com - Sebagai upaya menangkal radikalisme, Kementerian Agama (Kemenag) akan menghadirkan program sertifikasi bagi penceramah. Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi menegaskan program ini akan diberlakukan untuk semua agama, dan tidak ada pemaksaan.

"Masalah penceramah bersertifikat. Itu yang lalu pada sidang kabinet dipimpin Wapres (Ma'ruf Amin), sudah diputuskan namanya penceramah bersertifikat," ujar Menag  Fachrul Razi dalam rapat kerja dengan Komisi VIII di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (26/2/2020).

Disebutkan menteri asal Banda Aceh itu, program penceramah bersertifikat bersifat pilihan, sehingga tidak ada masalah bagi mereka yang tak mengikuti program ini. "Berarti berlaku untuk semua agama, bagi yang mau. Yang tidak, nggak apa-apa," lanjutnya. 

Baca Juga: Tegas, Menag Fachrul Razi Bilang Pemerintah Tak Akan Atur Teks Khutbah

Menurut Menag, pihaknya telah mendata penceramah. Program penceramah bersertifikat juga sudah dirancang. Dia berharap program itu dapat dilaksanakan dalam waktu dekat. "Jadi paling nggak sudah terinventarisasi. Rencana kita memang dalam waktu dekat akan segera dimulai," tuturnya, dilansir dari laman kemenag.go.id, Kamis (27/2/2020).

Sementara itu, Dirjen Bimas Islam Kemenag Muhammadiyah Amin mengungkapkan sertifikasi penceramah bukan usulan Kemenag. Program tersebut ada di bawah Wapres Ma'ruf Amin bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI).

"Sertifikasi mubalig sebenarnya bukan keinginan kami, yang menjadi isu yang sangat viral. Tapi sesungguhnya sertifikasi mubalig ini sudah dikelola oleh DMI bersama Wakil Presiden," tuturnya.

Namun demikian, lanjut Amin, Ditjen Bimas Islam Kemenag telah menyiapkan anggaran tahun 2020 untuk sertifikasi penceramah Muslim. "Dananya ada sama Bimas Islam. Tapi bagaimana pelaksanaannya nanti kami minta kebijakan Pak Menteri Agama," tukas Amin.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0