Menag Fachrul Razi Kunjungi Gereja Sakramen Mahakudus Surabaya, Ada Andil Gus Dur :: Nusantaratv.com

Menag Fachrul Razi Kunjungi Gereja Sakramen Mahakudus Surabaya, Ada Andil Gus Dur

Gereja Sakramen Mahakudus Surabaya Diresmikan Presiden Abdurrahman Wahid Pada 20 November 2000.
Menag Fachrul Razi Kunjungi Gereja Sakramen Mahakudus Surabaya, Ada Andil Gus Dur
Menag berkunjung ke Gereja Sakramen Mahakudus Surabaya, Jatim, Kamis (13/2/2020). (Dok. Humas Kemenag)

Jakarta, Nusantaratv.com - Para Romo dan aktivis Gereja Sakramen Mahakudus Surabaya, Jawa Timur (Jatim), menyambut kedatangan Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi, pada Kamis (13/2/2020).

"Salam kebangsaan. Kami mewakili Bapak Uskup mengucapkan selamat datang kepada Bapak Menteri dan rombongan. Kami sangat gembira dan senang atas kehadiran Bapak Menteri," ucap Romo Eko ketika menyambut Menag Fachrul Razi, dilansir dari laman kemenag.go.id, Kamis (13/2/2020).

Romo Eko mengatakan Gereja Sakramen Mahakudus Surabaya diresmikan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) pada 20 November 2000. "Gereja ini merupakan satu-satunya Gereja Katolik di Indonesia yang diresmikan oleh Presiden yang juga seorang kyai, yakni Presiden Abdurrahman Wahid," tutur Romo Eko.

Di sisi lain, Menag Fachrul Razi dalam gelaran silaturahmi bersama para Romo, Pastor dan aktivis gereja Sakramen Mahakudus Surabaya mengaku bangga dan senang bisa berada bersama pemuka agama Katolik.

Baca Juga: Soal Pembangunan Gereja Karimun, Kemenag: Semua Sepakat Hormati Proses Hukum

"Saya bangga bisa hadir di gereja Katolik yang diresmikan oleh Presiden Gus Dur ini. Ke mana saja saya pergi melakukan kunjungan kerja dan silaturahmi, saya selalu banyak berbicara tentang kerukunan dan toleransi," ujar Menteri asal Banda Aceh itu.

"Karukunan dan toleransi itu kami sebut dengan moderasi beragama," lanjutnya.

Dijelaskan menteri berusia 72 tahun itu, moderasi beragama yang dimaksud adalah bagaimana cara beragama di tengah umat beragama lainnya. Semua agama, lanjut Menag Fachrul Razi, pasti mengajarkan umatnya tentang toleransi dan saling menghormati antar pemeluk agama.

"Tuhan menciptakan umat berbeda-beda supaya saling kenal satu dengan lainnya. Dengan saling kenal serta toleransi maka akan terjalin ikatan persatuan dan kesatuan yang kuat dalam membangun bangsa," terang Jenderal Purnawirawan TNI bintang empat ini.

Sementara itu, terkait toleransi, Menag Fachrul Razi menegaskan jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) sangat peduli dengan toleransi beragama di Indonesia. Misalnya, ungkap dia, sebelum bertolak ke Surabaya, dirinya bersama Menkopolhukam dipanggil Presiden untuk membahas persoalan rumah ibadah di Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.

"Pada dasarnya tidak ada lagi persoalan dalam pendirian rumah ibadah di sana. Namun lantaran ada pihak yang membawa persoalan ini ke PTUN, maka kita tunggu prosesnya. Kami yakin persoalan ini segera diselesaikan dengan baik," tukas mantan Wakil Panglima TNI (1999-2000) itu.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0