Mau Jual Rumah, Aulia Kesuma Mengaku Diancam Dibunuh Suami :: Nusantaratv.com

Mau Jual Rumah, Aulia Kesuma Mengaku Diancam Dibunuh Suami

Aulia Kesuma mengaku diancam dibunuh suami
Mau Jual Rumah, Aulia Kesuma Mengaku Diancam Dibunuh Suami
A dan S, pembunuh bayaran yang disewa Aulia Kesuma untuk menghabisi suaminya

Jakarta, Nusantaratv.com - Pembunuh bayaran yang disewa Aulia Kesuma (35) untuk menghabisi suami dan anak tirinya, akhirnya tertangkap petugas gabungan Polres Sukabumi, Polda Metro Jaya dan Polda Lampung.

BACA JUGA : Selain Cantik, Istri Pembunuh Suami dan Anak Tiri Masih Muda

Dalam pengakuannya, pelaku mengatakan diminta membunuh Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54) karena sebelumnya perempuan itu diancam dibunuh Edi. Aulia diancam dihabisi Edi lantaran hendak menjual rumah yang didiami bersama untuk membayar utang. 

BACA JUGA : Pembakar Ayah dan Anak di Sukabumi Terluka

"Istri ini inisial AK (Aulia Kesuma) ini, mempunyai utang kemudian dia kepingin menjual rumahnya. Tapi karena suami ini mempunyai anak, tidak setuju dan dia mengatakan 'Kalau menjual rumah ini kamu akan saya bunuh'," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat konferensi pers penangkapan pelaku di Mapolda Metro Jaya, Selasa (27/8/2019). 

BACA JUGA : Pembunuh Bayaran Suruhan Aulia Kesuma Baru Dibayar

Karena mengaku diancam dibunuh, Aulia lalu menghubungi mantan pembantu perempuannya. Melalui suami mantan pembantunya, ia meminta dicarikan orang untuk menghabisi Edi. 

"Tersangka AK mempunyai pembantu. dan pembantu ini sudah tidak ada lagi di situ. Dia seorang perempuan dan suami pembantu ini inisial A, disuruh menghubungi dua orang yang ada di Lampung,"

BACA JUGA : Pembunuhan Suami oleh Istri, Edi Diracun

Dua eksekutor berinisial A dan S akhirnya tiba di Jakarta dan dijemput Aulia di daerah Kalibata, Jakarta Selatan. Setelah dijelaskan pangkal persoalan oleh Aulia, mereka menyepakati menghabisi Edi. Jika berhasil, mereka dijanjikan imbalan uang sebanyak Rp 500 juta. 

BACA JUGA : Mau Jual Rumah, Aulia Kesuma Mengaku Diancam Dibunuh Suami

"Dalam mobil Tsk AK ini sebagai istri korban ini curhat menyampaikan kepada dua orang tadi inisial A dan S, curhat kalau dia dililit utang. Dia menjual rumah tidak diperbolehkan, dia diancam di situ. Akhirnya di dalam mobil deal membantu eksekusi  dan membunuh korban dengan perjanjian akan dibayar Rp 500 juta," jelas Argo. 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0