Kemenag dan Muassasah Al Adilla Gelar Pertemuan di Madinah, Bahas Perbaikan Layanan Haji :: Nusantaratv.com

Kemenag dan Muassasah Al Adilla Gelar Pertemuan di Madinah, Bahas Perbaikan Layanan Haji

Perlunya Toleransi Waktu Bagi Jamaah Saat Tiba di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah.
Kemenag dan Muassasah Al Adilla Gelar Pertemuan di Madinah, Bahas Perbaikan Layanan Haji
Kemenag dan Muassasah Al Adilla menggelar pertemuan di Madinah. (Dok. Humas Kemenag)

Jakarta, Nusantaratv.com - Tim Direktorat Jenderal (Ditjen) Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) menggelar pertemuan dengan Muassasah Al Adilla di Madinah, Arab Saudi. Pertemuan itu membahas evaluasi operasional haji 1440H (2019).

Kami mengajukan sejumlah perbaikan layanan yang diharapkan dapat dipersiapkan Muassasah Al Adilla - ujar Sri Ilham Lubis, Direktur Layanan Haji Luar Negeri, dilansir laman Kemenag, Rabu (11/12/2019). 

Baca Juga: Kuota Haji Indonesia 2020, Menag Optimis Dapat Tambahan Jadi 231 Ribu

Dalam kesempatan itu, sejumlah usulan juga disampaikan Ditjen PHU. Pertama, perlunya toleransi waktu bagi jamaah saat tiba di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah. 

Waktu yang lebih longgar diperlukan untuk pengelompokan jamaah, penataan bagasi, dan dokumen per rombongan. Sehingga, jamaah tidak terlalu terburu-buru didorong ke bus - lanjutnya.

Ditjen PHU, ungkap Sri Ilham, juga meminta penegasan kepada penyedia hotel agar tidak mengubah penempatan jamaah yang sudah disepakati dalam kontrak awal. Hal ini penting untuk memberikan kepastian penempatan jamaah.

Tahun lalu terjadi perubahan penempatan secara sepihak oleh hotel sehingga jemaah harus menunggu - tambahnya.

Kami minta agar hal seperti ini tidak terulang - cetus Sri Ilham.

Baca Juga: Langgar UU, Izin Tiga Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah Dicabut

Selain itu, juga dibahas layanan katering di hotel Madinah. Sri Ilham meminta ketegasan dari pihak majmuah untuk memberikan kemudahan akses masuknya katering ke hotel, khususnya bintang lima.

Perbaikan lainnya, agar Muassasah berkoordinasi dengan pihak lalu lintas untuk memberikan toleransi waktu yang lebih longgar saat bus berhenti dan menurunkan jamaah di hotel Madinah.

Pihak Muassasah akan menindaklanjuti permohonan tersebut dan menyampaikannya kepada pihak terkait - tukas Sri Ilham.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0