Kadaker Makkah: Manfaatkan MCH untuk Sebarkan Informasi Bagi Jamaah Haji :: Nusantaratv.com

Kadaker Makkah: Manfaatkan MCH untuk Sebarkan Informasi Bagi Jamaah Haji

MCH penting menghindari disinformasi selama masa penyelenggaraan haji
Kadaker Makkah: Manfaatkan MCH untuk Sebarkan Informasi Bagi Jamaah Haji
Manfaatkan MCH untuk sebarkan informasi bagi jamaah. (Dok. Humas Kemenag)

Jakarta, Nusantaratv.com - Pada penyelenggaraan ibadah haji 1440H atau 2019, pemerintah membentuk tim MCH (Media Center).

Pada tahun ini, Tim MCH berjumlah 33 orang yang terdiri dari tiga orang Kepala Seksi, dua orang pelaksana Humas Kementerian Agama (Kemenag), dua orang fotografer profesional serta 24 jurnalis yang berasal dari berbagai media di Tanah Air.

Keberadaan tim yang disebar pada tiga daerah kerja selama musim haji ini harus dimanfaatkan seluruh pihak untuk memberikan edukasi serta informasi penyelenggaraan haji secara terpadu.

Hal itu ditegaskan Subhan Cholid, Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah saat melaksanakan apel perdana yang diikuti para petugas PPIH di Kantor Daker Makkah, Syisyah, Makkah. 

"Agar informasi yang kita berikan kepada jamaah dapat diterima dengan baik, maka manfaatkan MCH. Berikan kepercayaan kepada MCH agar dapat mengemas informasi yang kita sampaikan dengan baik," ujar Subhan, dilansir dari situs resmi Kemenag, Jumat (12/7/2019).

Menurut Subhan, keberadaan MCH sangat penting untuk menghindari terjadinya disinformasi selama masa penyelenggaraan haji.

"Sekarang ini, dengan kemajuan teknologi semua orang sepertinya ingin segera menyampaikan informasi. Tapi terkadang informasi yang diperoleh tidak utuh, sehingga pesan yang diterima jamaah menjadi salah," ungkap Subhan.

Ia mencontohkan, misalnya beredar video singkat yang dikirimkan salah satu petugas tentang kebakaran di salah satu hotel di Madinah. Karena berita itu datang dari petugas, jamaah mengira itu adalah salah satu hotel yang ditinggali jamaah.

Padahal, terang Subhan, setelah dicek di lapangan, hotel tersebut berada di luar daerah markaziyah yang bukan merupakan daerah jamaah haji Indonesia tinggal selama di Kota Madinah.

"Ini terjadi karena pesan yang disampaikan tidak utuh. Maka saya berharap, kita bisa menahan diri untuk langsung menyebarkan info semacam ini. Bila dirasa ada yang perlu dan penting untuk diketahui publik, sampaikan kepada MCH. Biarkan nanti MCH yang menyaring mana yang perlu disebarkan atau tidak," cetus Subhan.

Tim MCH Dakker Makkah berjumlah 14 orang yang terdiri dari satu Kepala Seksi, satu pelaksana Humas Kemenag, satu fotografer profesional serta 11 jurnalis media TV, Radio, Cetak, maupun Online.

Berikut nama personel MCH Daker Makkah:

1. Indah Limy (Kepala Seksi)
2. Barie Ahmed (Humas pada Kanwil Kemenag DKI Jakarta)
3. Bahauddin Raja Baso (Fotografer)
4. Dedy Priatmojo (viva.co.id)
5. Husain Sanusi (tribunnews.com)
6. Hilmi Setiawan (Jawapos)
7. Hanni Sofia (LKBN Antara)
8. M. Hafil (Republika)
9. Ibnu Sakdan (Kompas TV)
10. Reyska Ramdhany (NET TV)
11. Ary Kuncoro (Metro TV)
12. Subhan Hariadi (TV One)
13. M. Aulia Rahman (RRI)
14. Dwi Iswanto (Radio Elsinta)

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0