Jelang Puncak Haji 1440 H, Layanan Katering dan Bus Shalawat Dihentikan Mulai 6 Agustus :: Nusantaratv.com

Jelang Puncak Haji 1440 H, Layanan Katering dan Bus Shalawat Dihentikan Mulai 6 Agustus

Bus shalawat yang mengantar jamaah haji ke Masjidil Haram juga berhenti beroperasi
Jelang Puncak Haji 1440 H, Layanan Katering dan Bus Shalawat Dihentikan Mulai 6 Agustus
Layanan katering jamaah haji dan bus shalawat dihentikan. (Dok. Humas Kemenag)

Jakarta, Nusantaratv.com - Layanan katering jamaah haji dan transportasi bus shalawat akan dihentikan sementara menjelang puncak haji. 

Distribusi katering dihentikan sejak 6 Agustus 2019. Bus shalawat yang mengantar jamaah haji ke Masjidil Haram juga berhenti beroperasi mulai 6 Agustus 2019, pukul 12.00 WAS (Waktu Arab Saudi).

"Mulai 6 sampai 8 Agustus, jamaah tidak dapat layanan makan di hotel," ujar Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin, di Makkah, Jumat (2/8/2019).

Menag Lukman langsung memimpin rapat koordinasi antara Delegasi Amirul Hajj dengan PPIH Arab Saudi di Kantor Daker Makkah, Jumat (2/8/2019). Hadir pula Konjen RI dan atase dari Kedubes Saudi di Riyad.

Menurut Menag Lukman, mulai 9 Agustus, jamaah haji akan diberangkatkan menuju Arafah untuk wukuf pada 10 Agustus 2019. Dari Arafah dilanjutkan menuju Muzdalifah, lalu ke Mina.

Jamaah akan tinggal di Mina hingga 14 Agustus untuk yang nafar awal (menginap dua malam), dan 15 Agustus untuk yang nafar tsani (menginap tiga malam), lalu kembali ke hotel di Makkah. "Mulai 17 Agustus, jamaah sudah mulai mendapat layanan katering lagi di hotel," tambahnya.

Dijelaskannya, penghentian layanan katering karena perusahaan tidak mampu mendistribuskan makanan ke hotel disebabkan padatnya lalu lintas.

Jelang puncak haji, izin lalu lintas kendaraan diperketat, dan tidak semua perusahaan katering mendapatkannya. "Jelang puncak haji, hanya kendaraan berizin saja yang bisa melintas karena lalu lintas padat," terang Menag Lukman.

Demikian juga dengan operasional bus shalawat. Layanan antar jemput jamaah dari hotel ke Masjidil Haram ini akan dihentikan mulai 6 hingga 14 Agustus. Bus Shalawat akan kembali mengantar jamaah dari hotel ke Masjidil Haram pada 15 Agustus 2019.

"Ini hanya karena padatnya lalu lintas dan sepenuhnya menjadi aturan Pemerintah Saudi," tegasnya.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu berharap, jamaah bisa memanfaatkan waktu penghentian layanan bus shalawat untuk beribadah di hotel atau masjid terdekat hotel, sekaligus mempersiapkan fisik dan stamina untuk menghadapi puncak haji.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0