Ini Kriteria WNA yang Tetap Boleh Masuk Indonesia :: Nusantaratv.com

Ini Kriteria WNA yang Tetap Boleh Masuk Indonesia

Pelarangan ini guna mencegah penyebaran virus corona
Ini Kriteria WNA yang Tetap Boleh Masuk Indonesia
Turis asing di Bali. (Net)

Jakarta, Nusantaratv.com - Pemerintah memutuskan melarang warga negara asing (WNA) masuk atau transit ke Indonesia, guna menekan penyebaran virus corona.

Baca juga: Pemerintah Larang WNA Masuk dan Transit ke Indonesia 

Menurut Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), larangan diberlakukan mulai besok, Kamis (2/4/2020) pukul 00.00 WIB.

"Peraturan ini akan diberlakukan mulai tanggal 2 April 2020, pukul 00.00 WIB sampai dengan masa pandemi Covod-19 berakhir yang dinyatakan oleh instansi berwenang," ujar Plt Direktur Jenderal Imigrasi Kemenkumham Jhoni Ginting, melalui teleconference, Rabu (31/3/2020).

Larangan ini sesuai Peraturan Menkumham Nomor 11 Tahun 2020 tentang Pelarangan Sementara Orang Asing Masuk Wilayah Negara Republik Indonesia, yang baru saja diterbitkan.

"Mencermati perkembangan wabah covid-19 yang telah menjadi pandemi di lebih dari 150 negara, Pemerintah Republik Indonesia melalui Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia menerbitkan larangan bagi orang asing untuk masuk maupun transit di wilayah Indonesia," papar Jhoni.

Larangan tersebut berlaku untuk semua orang asing, dengan enam pengecualian yaitu orang asing pemegang izin tinggal terbatas dan izin tinggal tetap.

Lalu, orang asing pemegang visa diplomatik dan visa dinas, orang asing pemegang izin tinggal diplomatik dan izin tinggal dinas.

Kemudian, tenaga bantuan dan dukungan medis, pangan, awak alat angkut baik laut, udara maupun darat, dan orang asing yang akan bekerja pada proyek-proyek strategis nasional.

Meski begitu, orang asing yang dikecualikan harus memenuhi beberapa persyaratan untuk bisa masuk ke Indonesia. Antara lain memiliki surat keterangan sehat dalam Bahasa Inggris yang dikeluarkan otoritas kesehatan masing-masing negara.

Lalu, telah berada selama 14 hari di wilayah/negara yang bebas corona, dan pernyataan bersedia untuk dikarantina selama 14 hari yang dilaksanakan pemerintah Indonesia.

Permenkumham juga mengatur bahwa orang asing pemegang izin tinggal kunjungan (termasuk bebas visa kunjungan dan visa on arrival) yang telah berakhir dan/ atau tidak dapat diperpanjang izin tinggalnya, akan diberikan izin tinggal keadaan terpaksa secara otomatis tanpa perlu mengajukan permohonan ke kantor imigrasi tanpa dipungut biaya.

Ketentuan serupa juga berlaku bagi orang asing pemegang izin tinggal terbatas dan izin tinggal tetap yang telah berakhir dan/atau tidak dapat diperpanjang lagi.

"Dengan diberlakukannya Permenkumham ini, maka Permenkumham Nomor 7 dan 8 Tahun 2020 dinyatakan tidak berlaku," tandas Jhoni.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0