Indonesia Kecam Perlakuan Tak Manusiawi Terhadap Nelayan di Atas Kapal Tiongkok :: Nusantaratv.com

Indonesia Kecam Perlakuan Tak Manusiawi Terhadap Nelayan di Atas Kapal Tiongkok

Menlu menuding perusahaan perikanan China 'melanggar hak asasi manusia' karena memaksa pelaut Indonesia bekerja rata-rata 18 jam.
Indonesia Kecam Perlakuan Tak Manusiawi Terhadap Nelayan di Atas Kapal Tiongkok
(Bbc)

Nusantaratv.com- Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan dalam konferensi video, bahwa 49 nelayan Indonesia, yang berusia antara 19 hingga 24 tahun, dipaksa bekerja rata-rata lebih dari 18 jam sehari di setidaknya empat kapal nelayan Tiongkok.

Retno Marsudi mengatakan beberapa nelayan tidak dibayar sama sekali atau tidak menerima jumlah yang telah mereka setujui. 

Pekerjaan yang tak kenal lelah dan kondisi yang buruk di kapal menyebabkan penyakit di antara anggota awak, menewaskan setidaknya tiga orang Indonesia, yang mayatnya dibuang ke Samudra Pasifik, katanya.

"Kami mengutuk perlakuan tidak manusiawi terhadap anggota kru kami yang bekerja di perusahaan perikanan Cina," katanya dikutip scmp. 

"Berdasarkan informasi dari para kru, perusahaan telah melanggar hak asasi manusia."

Retno mengatakan hampir semua nelayan dipulangkan ke Indonesia dari empat kapal penangkap ikan Tiongkok setelah menjalani karantina wajib virus corona di sebuah hotel di kota Busan, Korea Selatan, tempat kapal mereka berlabuh setelah 13 bulan di laut.

Langkah itu dilakukan setelah video dirilis oleh media lokal di Korea Selatan membuat protes publik.

Pada tanggal 5 Mei, seorang nelayan Indonesia yang tidak dikenal mengatakan kepada stasiun televisi Korea Selatan, MBC tentang perlakuan tidak adil yang diterima para anggota kru saat bekerja di kapal Tiongkok. 

Stasiun itu juga menayangkan video yang menunjukkan mayat seorang nelayan Indonesia lainnya dilempar ke salah satu kapal.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0