Indonesia dan Belanda Teken Kerjasama Women, Peace, And Security :: Nusantaratv.com

Indonesia dan Belanda Teken Kerjasama Women, Peace, And Security

Belanda Merupakan Salah Satu Mitra Penting Indonesia di Eropa.
Indonesia dan Belanda Teken Kerjasama Women, Peace, And Security
Menlu Retno Marsudi dan Menteri Luar Negeri Belanda menandatangani kerjasama Women, Peace and Security. (Dok. Humas Kemenlu)

Jakarta, Nusantaratv.com - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Retno Lestari Priansari Marsudi bertemu dengan Menteri Luar Negeri (Menlu) Belanda Stephanus Abraham (Stef) Blok, di Jakarta, pada Senin (9/3/2020).

Pertemuan kedua Menlu ini membahas persiapan terakhir pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Raja Willem-Alexander dari Belanda yang akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia pada 9-13 Maret 2020.

"Kunjungan ini akan menjadi momentum baru kemitraan Indonesia-Belanda kedepan," ujar Menlu Retno Marsudi dalam keterangan tertulis Kemenlu RI, Senin (9/3/2020).

Secara khusus Menteri Stef Blok menyampaikan simpati dan duka cita atas kecelakaan tabrakan perahu di Sebangau, yang telah mengakibatkan korban jiwa, termasuk Komandan Kodim 1011/ Kuala Kapuas.

Sebelum pertemuan dimulai, kedua Menlu telah menandatangani 2 perjanjian kerja sama bilateral, yaitu Letter of Intent (LoI) on Women, Peace, and Security dan Nota Kesepahaman terkait Kerja Sama Pelatihan Diplomat.

Baca Juga: Kebijakan Terkait Virus Corona, Pemerintah Larang 3 Warga Negara Asing Ini Masuk Indonesia

"LoI on Women, Peace, and Security merupakan bentuk kolaborasi kedua negara untuk memperkuat kapasitas perempuan dalam perdamaian dan keamanan, melalui program pelatihan bagi peacekeepers dan mediator," lanjut menteri kelahiran Semarang, Jawa Tengah (Jateng), 57 tahun silam itu.

Kesepakatan bilateral ini ditandatangani, sejalan dengan peran aktif Indonesia dalam pemajuan peran wanita dalam perdamaian dan keamanan, baik di kawasan, maupun global, di antaranya melalui inisiatif pembentukan ASEAN Women Mediators Network dan pembentukan Jaringan Solidaritas Wanita Afghanistan-Indonesia di Kabul awal Maret lalu. 

Pada pertemuan tersebut, kedua Menlu juga membahas mengenai kerjasama ekonomi, terutama rencana investasi pabrik Friesland Campina di Indonesia. Menlu Retno Marsudi menyampaikan Pemerintah Indonesia menyambut baik berbagai investasi baru yang akan dilakukan Perusahaan Belanda di Indonesia, termasuk perluasan investasi pabrik susu Friesland Campina senilai 300 juta dolar AS (Amerika Serikat).

Belanda merupakan salah satu mitra penting Indonesia di Eropa. Investasi Belanda pada 2019 menduduki peringkat pertama dari Eropa. Belanda merupakan mitra ke-2 terbesar perdagangan dengan Eropa, dan turis Belanda merupakan ke-empat terbesar dari Eropa.

Selain itu, kedua Menlu juga membahas berbagai isu-isu global termasuk perkembangan wabah virus corona (COVID-19), dan peran aktif Indonesia dalam proses perdamaian di Afghanistan.​​​

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0