Hindari Hoax, Pemerintah Luncurkan Portal Penanganan Virus Corona  :: Nusantaratv.com

Hindari Hoax, Pemerintah Luncurkan Portal Penanganan Virus Corona 

Portal ini diharapkan menjadi sumber informasi resmi penanggulangan virus corona
Hindari Hoax, Pemerintah Luncurkan Portal Penanganan Virus Corona 
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto / Foto: Ist

Jakarta, Nusantaratv.com - Wabah virus corona begitu cepat menyerang Indonesia. Bahkan, penyakit yang berasal China itu sudah menjangkit sebanyak 227 orang dengan rincian 197 masih dalam perawatan, 11 sembuh dan 19 meninggal dunia.

Namun, pemerintah juga tak kalah cepat. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 resmi meluncurkan situs www.covid19.go.id pada Rabu (18/5/2020).

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan, portal ini diharapkan menjadi sumber informasi resmi penanggulangan virus corona.

"Kami menyadari, masyarakat butuh akses pada informasi akurat, cepat dan terpercaya. Untuk itulah mengapa situs www.covid19.go.id ini dibuat agar bisa menjadi sumber informasi resmi satu pintu," kata Doni dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan.

Menurut Doni, situs ini bisa menjadi rujukan resmi informasi satu pintu mengenai virus corona dan bagaimana mengendalikannya.

  1. Sudah Sembuh, Pasien Covid-19 di Jepang Kembali Positif untuk Kedua Kalinya

Situs covid19.go.id ini dikembangkan oleh Tim Komunikasi Risiko dan Pelibatan Masyarakat untuk Penanggulangan COVID-19 yang terdiri dari pemerintah, Badan PBB (UNICEF, WHO, dll), mitra pembangunan internasional, organisasi masyarakat sipil dan dunia usaha.

Doni juga menjelaskan bahwa situs www.covid19.go.id dibuat sebagai acuan masyarakat Indonesia untuk menentukan apakah sebuah informasi tentang Covid-19 merupakan berita benar atau hoaks.

Dalam situs ini juga terdapat tiga langkah penting yang bisa dilakukan masyarakat di tengah wabah virus corona. Tiga langkah itu yaitu Cara Mengurangi Risiko Penularan, Cari Informasi yang Benar, dan Apa yang Perlu Dilakukan bila Sakit.

Kemudian, ada data statistik mengenai jumlah kasus positif COVID-19 diperbarui secara real-time. Dan, data ini diharapkan menjadi acuan untuk berbagai pihak, terutama rekan-rekan media dalam pemberitaan mereka.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0