Doni Monardo: Disiplin Kolektif Kunci Memutus Penyebaran COVID-19 :: Nusantaratv.com

Doni Monardo: Disiplin Kolektif Kunci Memutus Penyebaran COVID-19

Memutus Mata Rantai Penyebaran COVID-19 Tidak Bisa Dilakukan Hanya Dengan Mengandalkan Disiplin Secara Individu.
Doni Monardo: Disiplin Kolektif Kunci Memutus Penyebaran COVID-19
Doni Monardo (Kepala BNPB sekaligus Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19). (FMB9/BNPB)

Jakarta, Nusantaratv.com - Doni Monardo, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekaligus Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona (COVID-19), mengingatkan masyarakat soal pentingnya disiplin kolektif, sebagai upaya memutus rantai penyebaran COVID-19.

"Dengan adanya peningkatan disiplin kita harapkan kita mampu memutus mata rantai penularan (COVID-19)," kata Doni Monardo dalam keterangan resmi di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, di Graha BNPB, Jakarta, Jumat (10/4/2020).

Lebih lanjut, dia mengatakan memutus mata rantai penyebaran COVID-19 tidak bisa dilakukan hanya dengan mengandalkan disiplin secara individu. Sehingga semua pihak, kata pria kelahiran Cimahi, Jawa Barat (Jabar), 56 tahun silam itu, harus mendisiplinkan diri dengan mengikuti protokol kesehatan yang telah dikeluarkan pemerintah.

Baca Juga: Hari Pertama, Polisi Belum Tindak Pengendara Pelanggar PSBB

Doni Mornado menyebut apabila terdapat satu atau dua orang belum melaksanakan protokol kesehatan, maka tiap-tiap masyarakat berkewajiban untuk mengingatkan orang-orang tersebut, agar upaya memutus penyebaran virus COVID-19 dapat berjalan efektif. 

"Harus ada kemauan untuk menyampaikan serta mengingatkan tentang pentingnya untuk harus selalu jaga jarak, tentang pentingnya untuk menghindari menyentuh bagian tertentu dari wajah yang sangat sensitif, terutama mata, hidung dan mulut setelah tangan menyentuh sesuatu barang yang bekas dari rekan kita atau saudara kita yang memiliki positif sebagai COVID-19," terangnya.

Dalam kesempatan itu, dia juga menyinggung mengenai pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang mulai diberlakukan di Jakarta pada Jumat (10/4/2020), dan kemungkinan juga akan diterapkan di sejumlah wilayah di Indonesia.

Suami dari Santi Ariviani itu meminta agar masyarakat mematuhi kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah tersebut agar percepatan penanganan COVID-19 dapat berjalan optimal. "Tentunya harus menjadi komitmen kita bersama untuk kita patuhi, kita laksanakan dengan setulus hati. Ini yang harus kita ingatkan selalu," tukas Doni Monardo.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0