Cegah Corona, Yayasan Yashito Wibawa Salurkan Ratusan Alkes ke Tenaga Medis :: Nusantaratv.com

Cegah Corona, Yayasan Yashito Wibawa Salurkan Ratusan Alkes ke Tenaga Medis

Alkes diberikan kepada puluhan fasilitas kesehatan di Klaten dan Purwokerto
Cegah Corona, Yayasan Yashito Wibawa Salurkan Ratusan Alkes ke Tenaga Medis
Tenaga medis yang mengenakan alkes dari Yayasan Yashito Wibawa.

Jakarta, Nusantaratv.com - Yayasan Yashito Wibawa melalui Rumah Cahaya, menyalurkan bantuan sejumlah alat kesehatan (alkes) ke tenaga medis di sejumlah fasilitas kesehatan. 

Baca juga: Ringankan Beban Semasa Pandemi, Baqoel Beri Bantuan ke Jurnalis Melalui Forwatim 

Bantuan berupa ratusan alat pelindung diri (APD), face shield, tutup kepala, masker dan goggle, yang bisa digunakan untuk menangani pasien positif atau suspect virus corona.

"Selama masa covid-19 ini telah menyalurkan dana titipan masyarakat berupa alat pelindung diri (APD) untuk tenaga kesehatan, dokter dan perawat di rumah sakit-rumah sakit dan puskesmas," kata perwakilan Rumah Cahaya, Rosita Y Suwardi Wibawa, Sabtu (25/4). 

Bantuan diserahkan kepada puluhan rumah sakit dan puskesmas. Di antaranya di wilayah Klaten dan Purwokerto, Jawa Tengah. "Batch satu di dua rumah sakit dan batch dua di 21 rumah sakit dan puskesmas di Klaten dan Purwokerto," ujarnya.

Lebih lanjut, Rumah Cahaya juga mengajak masyarakat membantu pihak lainnya yang terdampak wabah covid-19. Salah satunya para penceramah keagamaan seperti ustaz, pastor atau pendeta dan lainnya.

"Kami juga mengajak saat ini dalam kondisi pandemi covid-19 ini, ada yang luput dari perhatian kita yaitu bagaimana kehidupan ustaz-ustazah, penceramah. Jadi saat mereka yang di luar pandemi bisa dipanggil, untuk memberikan ceramah, memberikan penyegaran rohani, saat ini mereka tidak bisa kemana-mana," jelas dia. 

Bukan hanya pihaknya, Rosita berharap masyarakat lainnya turut meringankan beban para penceramah tersebut. Sehingga, mereka tetap bisa menyambung hidup di tengah masa sulit ini. 

"Kami mengajak masyarakat untuk juga memberikan perhatian terhadap ustaz-ustazah, bukan hanya ustaz-ustazah tapi di agama lain bisa pendeta, pemberi siraman rohani yang berkeyakinan yang lain," tuturnya. 

Rumah Cahaya sendiri merupakan lembaga sosial yang menampung sejumlah anak. Mereka antara lain anak yatim, piatu serta anak yatim-piatu. 

"Anak-anak ini diasuh dan ditampung di Rumah Cahaya tanpa bayaran, dananya diperoleh dari zakat kami-kami, terutama zakat-zakat dari para donatur dan pendiri yayasan," papar Rosita. 

Melalui keberadaan Rumah Cahaya pihaknya hendak menunjukkan bahwa masyarakat berkecukupan bahkan kelas menengah, bisa mengasuh para anak yang membutuhkan bantuan ini.

Mengingat, berdasarkan data ada 3 juta anak-anak yatim-piatu di Indonesia, sementara jumlah masyarakat kelas menengah yang dinilai mampu membantu mereka, sebanyak 45 juta. 

"Bahwa Rumah Cahaya, di bawah Yayasan Yashito Wibawa, idenya, kita mampu sebenarnya mengasuh anak-anak ini. Bisa dilakukan bersama-sama, kita juga enggak sanggup kalau sendirian. Makanya kita mengajak orang untuk melakukan gerakan bersama-sama mengasuh anak yatim piatu ini," tandas Rosita.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0