Bolehkan Masyarakat Tertentu Mudik, Polri: Kita Punya Diskresi :: Nusantaratv.com

Bolehkan Masyarakat Tertentu Mudik, Polri: Kita Punya Diskresi

Polisi memiliki penilaian di lapangan mana masyarakat yang diperbolehkan mudik dan tidak
Bolehkan Masyarakat Tertentu Mudik, Polri: Kita Punya Diskresi
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono.

Jakarta, Nusantaratv.com - Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Istiono memperbolehkan masyarakat mudik dengan catatan dalam keadaan darurat, yang disertai surat urgensi. Keadaan darurat yang dimaksud seperti keluarga yang sakit atau meninggal, lalu istri yang hendak melahirkan.

Baca juga: Gara-gara Pembuatnya Kena Corona, Rokok-rokok Sampoerna Dikarantina 

Surat urgensi sendiri dikeluarkan oleh lurah asal pemudik. 

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono menjelaskan, kepolisian memiliki diskresi atau kebijakan khusus yang diambil berdasarkan penilaian di lapangan.

"Polisi punya diskresi kepolisian atas penilaian di lapangan karena emergensi dan kepentingan kemanusiaan. Misalnya orangtua meninggal dan membawa orang sakit," ujar Argo, Kamis (30/4/2020).

Meski begitu, menurut Argo masyarakat yang diperbolehkan mudik tersebut, sesampainya di kampung halaman statusnya sebagai orang dalam pengawasan (ODP). 

"Dan harus dikarantika 14 hari saat sampai tujuan," ucapnya. 

Argo pun menegaskan, pada prinsipnya sesuai dengan kebijakan dari pemerintah pusat, bahwa mudik tetap dilarang. 

Diketahui, larangan masyarakat untukku mudik lebaran diumumkan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Upaya ini dilakukan guna mencegah penyebaran virus corona ke daerah-daerah. Larangan mudik via jalur darat, laut dan udara ini berlaku hingga 31 Mei mendatang. 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0