Bahas Solusi Damai Palestina-Israel, Pengurus Institut Leimena Sambangi Menag Fachrul Razi :: Nusantaratv.com

Bahas Solusi Damai Palestina-Israel, Pengurus Institut Leimena Sambangi Menag Fachrul Razi

Dialog Lintas Agama Ini Akan Dihadiri Para Tokoh Agama Abraham Yakni Islam, Kristen, dan Yahudi.
Bahas Solusi Damai Palestina-Israel, Pengurus Institut Leimena Sambangi Menag Fachrul Razi
Pengurus Institut Leimena bertemu Menag Fachrul Razi. (Dok. Humas Kemenag)

Jakarta, Nusantaratv.com - Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi menerima pengurus Institut Leimena di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Jakarta, pada Jumat (24/1/2020).

Jakob Tobing, Presiden Institut Leimena, menyampaikan pada tahun ini Institut Leimena akan menyelenggarakan dialog lintas agama dari agama Abraham di Indonesia. Acara ini sekaligus akan memperkenalkan toleransi beragama di Indonesia yang berlandaskan Pancasila kepada dunia.

"Dialog lintas agama ini akan dihadiri para tokoh agama Abraham yakni Islam, Kristen, dan Yahudi. Gelaran ini masih dalam tahap wacana, diharapkan akan berlangsung pada akhir tahun ini," ujar Jakob Tobing, dilansir dari laman kemenag.go.id, Jumat (24/1/2020).

Dalam kesempatan itu, Menag Fachrul Razi menyambut baik rencana gelaran konferensi. "Kami sangat mendukung kegiatan yang mengusung misi mulia ini," terang menteri asal Banda Aceh itu. 

Baca Juga: Tegas, Menag Fachrul Razi Bilang Pemerintah Tak Akan Atur Teks Khutbah 

Sementara itu, Alwi Shihab, selaku Senior Fellow Institut Leimena menambahkan, perlu diekspos ke dunia luar khsusnya dunia barat bahwa Indonesia adalah negara yang masyarakatnya hidup dengan semangat toleransi dan memiliki komunitas agama yang rukun.

"Sehingga Institute Leimena bekerjasama dengan Kementerian Agama untuk mengadakan Konferensi Agama Samawi/Abraham untuk menciptakan kerukunan. Salah satu tujuannya adalah agar bisa memberikan dorongan untuk peran Indonesia dalam menyelesaikan konflik Palestina-Israel," tutur Alwi.

Konferensi ini, lanjut Alwi, rencananya akan mengundang tokoh Yahudi yang bisa diajak bersama memperbaiki hubungan antara Palestina dan Israel agar mendapatkan solusi damai. Konferensi juga digelar untuk menunjukan kepada dunia luar bahwa Indonesia adalah negara yang toleran.

"Ya sebelum akhir tahun, mudah-mudahan September 2020. Kita harapkan Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Agama akan membuka konferensi ini," tukas Alwi. 

Institut Leimena merupakan lembaga non profit yang mengusung misi Mengembangkan Peradaban Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, dan peradaban dunia yang menjunjung tinggi harkat manusia, melalui kerjasama dalam masyarakat yang majemuk.
 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0