Awalnya Juni, SUTD Ramal Wabah Corona RI Selesai September, Kok Bisa? :: Nusantaratv.com

Awalnya Juni, SUTD Ramal Wabah Corona RI Selesai September, Kok Bisa?

Singapura menjadi negara paling cepat mengakhiri wabah corona di banding Malaysia dan Indonesia
Awalnya Juni, SUTD Ramal Wabah Corona RI Selesai September, Kok Bisa?
Ilustrasi peta corona dunia. (Net)

Jakarta, Nusantaratv.com - Prediksi berakhirnya wabah virus corona dari Singapore University of Technology and Design (SUTD) kembali berubah. Setelah sebelumnya pada 6 Juni, mereka kini memperkirakan pandemi covid-19 di Tanah Air berakhir pada 23 September 2020.

Baca juga: Ada 4.641 Orang Positif Covid-19 di Jakarta 

Menurut SUTD melalui lamannya yang bertajuk 'When Will COVID-19 End',  Singapura akan lebih dulu mengakhiri wabah pada 12 Juni 2020, sementara Malaysia pada 16 Juli 2020.

Ramalan ini menggunakan artificial intelligence (AI) yang berbasis pada model matematika tipe susceptible-infected-recovered (SIR). 

Model SIR ini diregresikan dengan data dari berbagai negara, guna memperkirakan kurva siklus hidup pandemi dan memperkirakan kapan wabah akan berakhir di masing-masing negara dan dunia, dengan kode dari Milan Batista dan data terbaru yang dihimpun dari Our World in Data.

"Situs ini menyajikan proyek penelitian independen, tidak didanai oleh lembaga apa pun, dan tidak terikat pada perusahaan, pemerintah, atau partai politik mana pun. Kami menerima bila ada masukan yang sangat besar, feedback, saran, dan dukungan dari orang-orang dan komunitas di dunia yang memungkinkan untuk perbaikan berkelanjutan dari penelitian ini," kata SUTD. 

Perkiraan ini hanya dipakai untuk penelitian dan pendidikan, sehingga menurut mereka sangat mungkin apabila terdapat kesalahan. Karenanya para pembaca diimbau agar berhati-hati saat melihat prediksi itu.

"Prediksi pada dasarnya tidak pasti. Pembaca harus mengambil prediksi apa pun dengan hati-hati. Optimis yang berlebihan berdasarkan perkiraan tanggal akhir adalah berbahaya karena dapat melonggarkan disiplin dan kontrol kita dan menyebabkan perputaran virus dan infeksi, dan harus dihindari," jelas SUTD.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0