Agar Tak Di-lockdown, Sondang Tampubolon Minta Warga Beraktivitas di Rumah :: Nusantaratv.com

Agar Tak Di-lockdown, Sondang Tampubolon Minta Warga Beraktivitas di Rumah

Lockdown menurut Sondang akan berdampak serius terhadap perekonomian
Agar Tak Di-lockdown, Sondang Tampubolon Minta Warga Beraktivitas di Rumah
Sondang Tampubolon (kiri). (Wira Ginting)

Jakarta, Nusantaratv.com - Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Sondang Tiar Debora Tampubolon menolak diadakannya karantina wilayah atau lockdown, guna mengatasi penyebaran virus corona di Tanah Air. Sebab kebijakan itu berpotensi membuat perekonomian Indonesia semakin lesu. 

Baca juga: Lawan Corona, Jokowi Larang Pemda Lockdown Wilayah 

"Saya sebagai anggota DPR RI, sangat berat hati jika ada karantina wilayah," ujar Sondang di Jakarta, Sabtu (21/3/2020). 

Menurut dia, apabila lockdown diberlakukan, akses masuk wilayah yang dikarantina akan sangat dibatasi. Sehingga aktivitas perekonomian teramat sangat terdampak. 

Apalagi, kata Sondang tanpa harus di-lockdown seperti sekarang saja perekonomian melambat.

"Karena kita harus mengalami pembatasan, penjagaan dan lain sebagainya, itu sangat memberatkan," kata Sondang. 

"Apalagi dengan situasi ekonomi sekarang ini slow down. Apalagi kalau ditambah karantina wilayah, kita tidak tahu seperti apa nanti kondisi ekonomi kita," imbuhnya. 

Agar Indonesia terutama Jakarta tak dikarantina, menurut Sondang masyarakat harus patuh dengan seruan pemerintah dalam pencegahan covid-19. 

Terutama saat menjalankan imbauan mengenai social distancing atau menjaga jarak satu sama lain antar warga, maupun permintaan agar masyarakat beraktivitas dari rumah. 

"Masyarakat harus disiplin untuk melakukan social distancing. Kalau tidak penting-penting banget, reuni, arisan, atau ngumpul-ngumpul sama teman, sebaiknya ditunda dahulu," jelasnya. 

Upaya ini demi memutus mata rantai penyebaran corona yang kian meluas di Tanah Air. 

Sondang percaya, jika masyarakat mengikuti imbauan pemerintah wabah corona akan segera berakhir sehingga karantina wilayah tak dilaksanakan. 

"Karena setiap kita walaupun tidak sakit, tidak mengalami gejala-gejala, tetapi kita bisa menjadi carrier, atau pembawa virus. Kalau 14 hari ini sampai dengan 30 Maret berhasil, mungkin pemerintah tidak akan memberlakukan karantina wilayah, atau seperti yang kita bilang lockdown," tandas anggota Komisi VI DPR RI.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0