Warga Semarang Diresahkan Cerita Horor Siluman Ular Penunggu Pohon Beringin :: Nusantaratv.com

Warga Semarang Diresahkan Cerita Horor Siluman Ular Penunggu Pohon Beringin

Warga Kelurahan Pudakpayung Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah, diresahkan oleh cerita horor mengenai pohon beringin tumbang.
Warga Semarang Diresahkan Cerita Horor Siluman Ular Penunggu Pohon Beringin
Pohon tumbang yang disebut dihuni siluman (okezone)

Semarang, Nusantaratv.com - Warga Kelurahan Pudakpayung Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah, diresahkan oleh cerita horor mengenai pohon beringin tumbang. Selain dipercaya terdapat makhluk halus sebagai penunggu, beredar pula cerita ular siluman di sekitar lokasi. 

Mengenai kebenaran cerita horor itu, seorang warga pun menuturkan pengalamannya.

"Waktu itu saya habis pulang dari pasar, sekira Magrib lah," ujar Suryanto, warga setempat, di sela evakuasi batang pohon yang menutup jalan, Minggu (3/11/2019) seperti dilansir Okezone.

Pria yang sehari-hari berdagang di Pasar Bandarjo Ungaran itu menyampaikan awalnya sempat terkejut sekaligus takut ketika melihat ular besar melintang di jalan.

Diperkirakan panjangnya sekira 3 meter karena lebar jalan tertutup badan ular yang melintang.

"Ya saat itu saya spontan saja bilang gini, 'Mbah minggir dulu, saya mau lewat'," tambahnya.

Katanya, ular besar berwarna hitam itu seolah mengerti perkataan Suryanto

Setelah berhenti sejenak, ular mendadak berjalan mundur. Meliuk-liuk sebentar di jalan, dan kemudian menghilang di selokan dan kegelapan malam yang mulai menyelimuti kawasan permukiman.

"Rumah saya kan dekat banget dengan pohon beringin ini. Tepatnya pohon beringin berada di belakang rumah saya. Jadi setelah ular menghilang, ya saya bisa langsung pulang ke rumah," tuturnya .

‌Dia mengaku tak hanya sekali mendapat pengalaman mistis dari pohon beringin raksasa yang tumbang pada Jumat 1 November, sekira pukul 14.30 WIB itu.

‌ Sebelum pohon tumbang, Suryanto bermimpi ditemui lelaki tua yang mengatakan bakal terjadi suatu peristiwa di sekitar tempat tinggalnya.

‌"Kalau dulu malah saya itu dibuat kaget dengan mendadak ada ayam babon mengerami beberapa telur di belakang rumah saya. Padahal, saya enggak punya ayam. Lha terus keesokan harinya, ayam itu sudah menghilang, termasuk telurnya juga enggak ada," ujarnya.(Cal) 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0