Waktu Tempuh LRT Sumsel Kini Hanya 47 Menit :: Nusantaratv.com

Waktu Tempuh LRT Sumsel Kini Hanya 47 Menit

Berdasarkan data dari Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumsel, jumlah penumpang LRT Sumsel menunjukan tren yang semakin positif.
Waktu Tempuh LRT Sumsel Kini Hanya 47 Menit
Menhub Budi Karya Sumadi saat menggunakan LRT Sumsel/ Kemenhub

Palembang, Nusantaratv.com - Kinerja operasional Light Rapid Transit (LRT) Sumatera Selatan (Sumsel) semakin optimal. Waktu tempuh dari Stasiun Bandara ke Stasiun DJKA yang biasanya ditempuh dalam waktu 60 menit, kini hanya 47 menit. 

"Begitupun dengan headway (waktu tunggu antar kedatangan kereta) juga berkurang, yang tadinya 30 menit sekarang hanya 18 menit. Ini progress yang sangat baik, khususnya bagi masyarakat yang ingin ke bandara maupun sebaliknya. Ini sudah sangat memenuhi syarat sebagai moda transportasi massal pilihan yang baik," jelas Menteri Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi di Palembang, Minggu (29/9/2019).

Selain semakin singkatnya waktu tempuh perjalanan dan headway antar kedatangan kereta, Menhub mengatakan jumlah perjalanan LRT dalam sehari yang semula 58 perjalanan meningkat menjadi 78 perjalanan.

"Ini kemajuan yang sangat intensif. Rencananya kami akan tambah train set pada tahun 2021 agar semakin optimal. Jangka panjangnya kita akan maksimalkan headwaynya hanya 3 menit," ujar Menhub.

Baca Juga: Ibu Kota Baru, Pemerintah Fokus Siapkan Moda Angkutan Massal

Menhub berharap dengan peningkatan layanan operasional LRT Sumsel, akan juga dapat meningkatkan tingkat keterisian atau okupansi penumpang LRT Sumsel menjadi 60 persen.

"Dari awal hanya sekitar 30 persen okupansinya, lalu sekarang menjadi 40 persen. Mestinya nanti bisa menjadi 60 persen bahkan jadi 80 persen. Karena saya pikir kalau ini okupansinya meningkat, manfaatnya pasti mengurangi kemacetan dan yang kedua mengurangi polusi. Palembang harus bangga karena ini dapat menjadi contoh daerah lainnya," kata Menhub.

Sebagai informasi, berdasarkan data dari Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumsel, jumlah penumpang LRT Sumsel menunjukan tren yang semakin positif. Peningkatan tertinggi terjadi pada Bulan Juni Tahun 2019, dimana rata-rata penumpang perharinya mencapai 10 ribu lebih penumpang dan rata-rata tingkat keterisian (load factor) penumpang per hari mencapai 43%. 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0