Waduh! Pengungkap Larangan Natal di Dharmasraya Ditangkap Polisi :: Nusantaratv.com

Waduh! Pengungkap Larangan Natal di Dharmasraya Ditangkap Polisi

Unggahan Sudarto dianggap menimbulkan kebencian
Waduh! Pengungkap Larangan Natal di Dharmasraya Ditangkap Polisi
Sudarto saat di kantor polisi. (Detik)

Jakarta, Nusantaratv.com - Sudarto (45), orang yang kali pertama mengungkap pelarangan perayaan Natal 2019 di Kabupaten Dharmasraya melalui media sosial (medsos), ditangkap petugas Polda Sumatera Barat (Sumbar), Selasa (7/1/2020).

Baca juga: Soal Toleransi, Jokowi Minta Rakyat Teladani Natsir dan Gus Dur 

Aktivis lembaga Pusat Studi Aktivitas Pusat (Pusaka) Padang ini ditangkap karena posting-annya itu dilaporkan ke polisi, karena dianggap menimbulkan rasa kebencian melalui medsos.

Hingga Selasa malam, ia masih diperiksa intensif oleh petugas.

Kabid Humas Polda Sumatera Barat, Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto membenarkan penangkapan Sudarto.

Pria itu ditangkap di rumahnya, Jalan Veteran, Purus, sekitar pukul 13.30 WIB.

Penangkapan berdasarkan keterangan saksi, serta keterangan ahli dan petunjuk foto layar telepon selular Facebook dengan nama akun Sudarto Toto. Ia telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Tersangka dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian," ujar Bayu.

Ia menjelaskan, pada akun Facebook-nya, Sudarto diduga sengaja menyebar informasi yang menimbulkan permusuhan baik individu maupun kelompok berdasarkan suku agama ras dan antargolongan (SARA) serta menyebarkan berita bohong.

Sebagai barang bukti, polisi menyita satu unit ponsel dan laptop yang dipakai untuk menyebar berita di media sosial.

Sudarto dijerat Pasal 45 A ayat 2 juncto Pasal 28 UU 19/2016 tentang perubahan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE. Serta Pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 UU 1946 tentang peraturan hukum pidana.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0