Usai Lakukan Video Call Mesum, Kades ini Mengaku Diperas Sang Wanita :: Nusantaratv.com

Usai Lakukan Video Call Mesum, Kades ini Mengaku Diperas Sang Wanita

Seorang Kepala Desa diduga habis melakukan video call mesum. Usai video call, si wanita memeras sang Kades dan mengancam akan sebarkan video.
Usai Lakukan Video Call Mesum, Kades ini Mengaku Diperas Sang Wanita
Ilustrasi video call mesum

Jakarta, Nusantaratv.com - Sebuah video mesum yang diduga melibatkan seorang oknum kepala desa (Kades) di Kecamatan Arut Selatan (Arsel), Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), beredar di media sosial dan membuat heboh netizen.

Dalam video berdurasi 1 menit tersebut, terlihat seorang pria diduga oknum kepala desa melakukan video call dengan seorang perempuan yang tak mengenakan pakaian alias bugil.

Namun, sang oknum kepala desa yang tak disebutkan namanya ini membantah jika dirinya melakukan perzinahan dalam video itu.

Kendati demikian, oknum kades itu tak menampik jika dirinya memang telah melakukan video call dengan seorang perempuan yang tidak ia ketahui identitasnya.

Sang oknum kades mengatakan, setelah dirinya melakukan video call dengan wanita itu, ia diminta sejumlah uang oleh perempuan tersebut.

Wanita itu pun mengancam akan menyebarkan video tersebut di media sosial jika oknum kades ini tak memberinya uang.

“Setelah video call tersebut perempuan itu menelpon dan meminta sejumlah uang, jika tidak diberi video tersebut akan disebarkan,” ungkap sang oknum kades.

Lantaran tak diberi uang, wanita itu diduga menyebarkan video tersebut ke media sosial kerabat dan keluarga sang oknum kades.

“Namun yang di Facebook sudah di hapus dan yang pertama menyebarkan namanya Dewi,” ujarnya.

Tak terima dengan adanya video itu, oknum kades ini melapor ke Polsek Arsel pada Kamis 16 Januari 2020 lalu.

Kapolsek Arut Selatan (Arsel) AKP Rendra Aditya Dani, membenarkan adanya laporan dari sang oknum kades tersebut.

“Ada. Mengadu dan klarifikasi waktu itu bahwa yang bersangkutan merasa dicemarkan nama baiknya,” kata Rendra, seperti dilansir dari Mata Kalteng, Kamis, 23 Januari 2020.

“Yang bersangkutan tidak merasa melakukannya, dan tiba-tiba ada orang yang mencoba melakukan pemerasan,” lanjutnya. (makassar.terkini.id)


 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0