Tanpa Pengunjung, Puluhan Kebun Binatang Indonesia Kehabisan Makanan dan Dana :: Nusantaratv.com

Tanpa Pengunjung, Puluhan Kebun Binatang Indonesia Kehabisan Makanan dan Dana

Survei menunjukkan bahwa hanya tiga kebun binatang yang dapat menyediakan makanan selama satu hingga tiga bulan.
Tanpa Pengunjung, Puluhan Kebun Binatang Indonesia Kehabisan Makanan dan Dana
(Metro)

Nusantaratv.com- Ribuan hewan yang hidup di kebun binatang Indonesia menghadapi ancaman kelaparan karena manajemen berjuang untuk membeli makanan hewan sementara tidak ada pengunjung yang datang selama pandemi coronavirus.

Sebuah survei yang dilakukan oleh Asosiasi Kebun Binatang Indonesia (PKBSI) bulan ini menunjukkan bahwa 92 persen anggota asosiasi di Sumatra, Jawa, Bali, Lombok, dan Kalimantan - 55 kebun binatang - memiliki stok untuk memberi makan hewan-hewan mereka hanya sampai pertengahan Mei.

Strait Times melaporkan, survei juga menunjukkan bahwa hanya tiga kebun binatang yang dapat menyediakan makanan selama satu hingga tiga bulan, sementara hanya dua yang cukup untuk lebih dari tiga bulan.

Kebun binatang di dalam asosiasi tersebut menampung lebih dari 70.000 hewan dari 4.912 spesies endemik di Indonesia dan yang berasal dari bagian lain dunia. Hewan-hewan yang ditangkap termasuk spesies yang dilindungi seperti harimau Sumatra, orangutan Kalimantan, gajah Sumatra dan anoa.

"Tidak semua kebun binatang menerima uang dari pemerintah. Beberapa dimiliki secara pribadi dan bergantung pada pendapatan dari penjualan tiket," kata juru bicara PKBSI Sulhan Syafi'i kepada The Jakarta Post.

Sekretaris jenderal asosiasi Tony Sumampau mengatakan empat kebun binatang baru-baru ini mendaftar untuk bergabung dengan PKBSI sehingga mereka dapat meminta bantuan pemerintah. Untuk mendaftar menjadi anggota PKBSI, kebun binatang harus memiliki rencana darurat untuk risiko tak terduga di masa depan.

"Kami memang memiliki rencana darurat - tetapi hanya selama satu hingga dua bulan. Sudah sebulan sejak kebun binatang mulai melihat nol kehadiran sebagai hasil dari Covid-19," kata Tony.

Asosiasi ini telah menulis surat kepada Presiden Joko Widodo dan kementerian serta lembaga terkait, meminta pemerintah untuk lebih memperhatikan kondisi dan kesejahteraan kebun binatang dan pusat konservasi lainnya selama wabah.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0