Tahun Baru, Bupati Sambas Larang Warga Tiup Terompet dan Nyalakan Kembang Api :: Nusantaratv.com

Tahun Baru, Bupati Sambas Larang Warga Tiup Terompet dan Nyalakan Kembang Api

Warga disarankan berdoa di rumah
Tahun Baru, Bupati Sambas Larang Warga Tiup Terompet dan Nyalakan Kembang Api
Kembang api saat malam tahun baru. (Net)

Jakarta, Nusantaratv.com - Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili melarang warga menyalakan kembang api dan meniup terompet ketika merayakan malam tahun baru. Larangan ini tertuang dalam surat edaran Nomor : 100/289/Tupem A, yang ditandatangani Atbah pada 26 Desember 2019.

Baca juga: Libur Nataru, TMII Diskon Tiket Sampai 50 Persen 

"Kami melarang warga melaksanakan kegiatan-kegiatan yang kurang bermanfaat sehingga dapat menggangu keamanan dan ketertiban umum," ujar Atbah, Senin (30/12/2019).

Menurut Atbah, mengisi malam pergantian tahun baru cukup berkumpul dengan keluarga di rumah dan memanjatkan doa, renungan serta introspeksi diri, serta menentukan resolusi diri agar tahun 2020 lebih baik dari tahun sebelumnya. Malam tahun baru juga bisa diisi dengan ibadah sesuai dengan keyakinan dan agama masing-masing.

Untuk masyarakat yang beragama Islam, dapat melakukan doa, dzikir, shalawat dan tahlil bersama pada malam pergantian tahun, di masjid-masjid setempat.

"Warga merayakan tahun baru di rumah masing-masing, berkumpul bersama keluarga atau berdoa di rumah ibadah," jelasnya.

Guna memastikan pesan larangannya sampai, Atbah meminta para tokoh masyarakat, tokoh agama dan ormas untuk memberikan arahan ke masyarakat, khususnya generasi muda.

"Kepada tokoh agama, tokoh masyarakat dan organisasi keagamaan dapat mengajak dan mengarahkan untuk dapat melaksanakan kegiatan yang bermanfaat dalam mengisi malam pergantian tahun," tandasnya.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0