Sempat Interaksi dengan Banyak Orang Dosen IAIN Kediri Meninggal Akibat Corona :: Nusantaratv.com

Sempat Interaksi dengan Banyak Orang Dosen IAIN Kediri Meninggal Akibat Corona

Korban sempat melakukan pelatihan calon petugas haji
Sempat Interaksi dengan Banyak Orang  Dosen IAIN Kediri Meninggal Akibat Corona
IAIN Kediri. (Net)

Kediri, Nusantaratv.com - Dosen Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri meninggal dunia akibat tertular virus corona, Selasa (23/3/2020). Sebelum meninggal, korban sempat berinteraksi dengan banyak orang. 

Baca juga: Investor China Kirim 40 Ton Alkes untuk Atasi Corona RI 

"Satu orang meninggal dunia sebelum hasil swab keluar, dimana sebelumnya memiliki riwayat sakit jantung dan diabetes," ujar Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri dr. Bambang Triyono Putro, Kamis (26/3/2020).

Korban meninggal di RSUD Pare. Ia juga 
sempat menjalani perawatan medis di Rumah Sakit HVA Toelongredjo. 

Bambang memastikan, seluruh proses perlakuan jenazah hingga dimakamkan dilakukan sesuai standar. 

Dinas Kesehatan setempat juga melakukan penelusuran terhadap orang-orang yang kontak langsung dengan korban. 

Sementara, Rektor IAIN Kediri Nur Chamid M, menyatakan korban bernama Nur Aklis.

Menyikapi meninggalnya Nur Aklis, pihaknya melakukan pendataan kepada seluruh civitas akademik yang memiliki riwayat berinteraksi dengan korban selama 14 hari belakangan. 

Mereka diminta melakukan isolasi diri selama 14 hari ke depan, sejak 24 Maret 2020.

Nur Chamid juga membeberkan aktivitas korban selama 14 hari ke belakang, sehingga orang-orang yang merasa kontak pada saat itu bisa mengetahui. Antara lain:

Pada 6 Maret 2020 ke kampus mengurus nilai kegiatan akademik mahasiswa magang. Tanggal 7 Maret 2020 takziah ke Blora. Pada 9-18 Maret 2020 melakukan pelatihan calon petugas haji di asrama haji Sukulilo, Surabaya

Tanggal 19 Maret 2020 pulang dan tak berapa lama kemudian masuk rumah sakit. Tanggal 24 Maret 2020 meninggal dunia dan dimakamkan petugas RSUD Pare, Kediri. 

"Jika dalam masa tersebut muncul gangguan kesehatan mohon memeriksakan diri ke layanan medis terdekat, dan lapor Corona Center Kota Kediri," tandas Nur Chamid.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
2
wow
1