Sebanyak 100 KK Transmigran Diberangkatkan Pemprov Jatim ke Kaltara :: Nusantaratv.com

Sebanyak 100 KK Transmigran Diberangkatkan Pemprov Jatim ke Kaltara

Pemprov Jatim Berangkatkan 100 KK Transmigran ke Bulungan Kaltara
Sebanyak 100 KK Transmigran Diberangkatkan Pemprov Jatim ke Kaltara
Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak bersama jajarannya/ Kemendagri

Surabaya, Nusantaratv.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) memberangkatkan 100 Kepala Keluarga (KK) transmigran dengan tujuan Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT) Satuan Pemukiman (SP) 10 Tanjung Buka, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).

Para transmigran tersebut dilepas secara langsung oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDT) RI, Abdul Halim Iskandar didampingi oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, (27/11/2019).

Ke-100 KK transmigran tersebut berasal dari berbagai daerah di Jatim dengan jumlah total sebanyak 298 jiwa. Dengan rincian, Kab. Lamongan 7 KK, Kab. Jombang  3 KK, Kab. Nganjuk 5 KK, Kab. Ngawi 15 KK, Kab. Magetan 15 KK, Kab. Pacitan 10 KK, Kab. Trenggalek 20 KK, Kab. Tulungagung 8 KK, Kab. Kediri 3 KK, Kab. Blitar 3 KK, Kab. Malang 5 KK, Kab. Lumajang 3 KK, dan Kab. Pamekasan 3 KK.

Baca Juga: Otto Hasibuan Ajak Pengurus dan Anggota Kembalikan Marwah Peradi

Dalam sambutannya, Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak menyampaikan, program transmigrasi di Jatim masih sangat diperlukan. Terlebih lagi, jumlah penduduk Jatim berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) sebanyak 39,5 juta jiwa dengan tingkat kepadatan penduduk mencapai rata-rata 826 jiwa/km2. Jumlah angkatan kerja di Jatim sebanyak 21,3 juta orang, dengan tingkat pengangguran terbuka sebesar 3,92 %.

"Animo masyarakat untuk bertansmigrasi juga terus meningkat, dari data masyrakat pendaftar bertransmigrasi mencapai sebanyak 853 KK," kata Wagub Jatim.

Wagub Jatim menegaskan, Pemprov Jatim memandang bahwa sektor ketransmigrasian sama strategisnya dengan sektor lainnya, karena mengurusi masalah 'wong cilik'. Hal ini dibuktikan dengan terobosan yang dilakukan oleh Pemprov Jatim melalui kerjasama khusus dengan Pemkab Bulungan, Pemprov Kaltara, dan Pemerintah pusat lewat Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi.

"Kerjasama khusus ini telah dimulai sejak tahun 2012, melalui bantuan keuangan dari APBD Prov. Jatim untuk membiayai pembangunan rumah transmigran dan jamban keluarga, dan sarana air bersih," Wagub Jatim.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0