PNS Bawa Pulang Paksa Keluarga yang Positif Corona dari RSUD Cianjur :: Nusantaratv.com

PNS Bawa Pulang Paksa Keluarga yang Positif Corona dari RSUD Cianjur

Alasannya perawatan di rumah lebih mudah
PNS Bawa Pulang Paksa Keluarga yang Positif Corona dari RSUD Cianjur
RSUD Cianjur. (Net)

Jakarta, Nusantaratv.com - Seorang PNS membawa pulang paksa anggota keluarganya yang tertular virus corona dari RSUD Cianjur, Jawa Barat. 

Baca juga: ​​​​​​Prediksi BIN Juli yang Tertular Corona RI 100 Ribu Orang 

PNS yang merupakan perawat di salah satu puskesmas itu, tak mau anggota keluarganya dirawat di RSUD karena menurutnya perawatan di rumah lebih mudah.

"Pasien perempuan tersebut awalnya dirawat karena mengidap penyakit kronis, setelah menjalani tes cepat dengan hasil positif corona, namun pihak keluarga membawa paksa pasien ke Cianjur," ujar Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Cianjur, Yusman Faisal, Kamis (2/4/2020). 

Yusman menuturkan, awalnya pihak RSUD Cianjur mendapat informasi dari RS Dharmais, Jakarta, mengenai adanya seorang pasien dengan diagnosa penyakit kronis dan diduga positif corona, dibawa pulang paksa pihak keluarga yang mengaku PNS di salah satu puskesmas.

Pihaknya pun meminta aparat setempat untuk mencari keberadaan pasien yang menjalani perawatan di rumah. Setelah ditemukan, pihaknya langsung membawa pasien ke RSUD Cianjur untuk menjalani penanganan medis di ruang isolasi.

Tapi, lagi-lagi sang pasien dibawa pulang paksa oleh salah satu anggota keluarganya yang merupakan PNS di salah satu puskesmas di Cianjur itu. 

"Saat ini enam orang anggota keluarga pasien tersebut menjalani isolasi di rumah dan tidak dibenarkan keluar selama 14 hari. Mereka diawasi aparat desa, RT dan aparat kepolisian setempat," kata Yusman. 

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Cianjur, Tresna Gumilar menyayangkan tindakan perawat puskesmas di wilayah utara Cianjur itu. 

"Kami sangat menyayangkan perbuatan PNS yang berstatus perawat itu, seharusnya tidak terjadi karena yang bersangkutan sangat tahu prosedur pasien berstatus ODP atau PDP terlebih ini diduga positif corona," ujar Tresna. 

Pihaknya pun berjanji memberikan sanksi tegas terhadap PNS tersebut.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0