Pemprov Bali Bakal Buka Riwayat Perjalanan Pasien Corona Meninggal :: Nusantaratv.com

Pemprov Bali Bakal Buka Riwayat Perjalanan Pasien Corona Meninggal

Langkah ini sebagai antisipasi warga lainnya agar tak tertular dan memeriksakan diri
Pemprov Bali Bakal Buka Riwayat Perjalanan Pasien Corona Meninggal
RSUP Sanglah, Denpasar, lokasi korban meninggal corona dirawat.

Jakarta, Nusantaratv.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali berencana membuka riwayat perjalanan pasien virus corona yang meninggal dunia, selama empat hari di Pulau Dewata.

Baca juga: Belasan Orang Tertular Corona di Tabligh Akbar Malaysia, 696 WNI Hadir 

Langkah ini sebagai antisipasi warga lainnya, serta upaya menggerakkan orang-orang yang berada di sekitar lokasi yang disinggahi warga negara Inggris itu, untuk memeriksakan kesehatannya. 

"Dalam pengawasan pemerintah, dalam hal ini mereka sudah punya kesadaran ketika mereka ada kesempatan berinteraksi kepada pasien tersebut, (yang diketahui) hanya pegawai hotel, siapa tahu dia duduk di warung," ujar Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, Denpasar, Kamis (12/3/2020).

Menurut Cok Ace, sapaan akrabnya, pihaknya khawatir jika riwayat perjalanan tak disampaikan, bisa berdampak merugikan lebih jauh. 

Mengenai rencana ini, pihaknya bakal membicarakannya saat rapat dengan Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19 Bali. 

Pemerintah pusat sendiri tak merinci secara jelas informasi perjalanan pasangan suami-istri itu selama di Bali. 

"Oleh sebab itu, ini menjadi salah satu yang akan kami bahas besok, karena sudah perlu kami terbuka. Karena sampai sekarang itu yang saya dengar di pusat masih ditutup informasinya. Kami tahu informasi itu adalah ketika dia masuk rumah sakit saja. Kami maunya melacak dari awal sehingga masyarakat terlindungi," jelasnya. 

Sebelumnya, WNA 53 tahun itu masuk Bali pada 29 Februari 2020 lalu. Kemudian tanggal 3 Februari ia mengalami batuk dan demam sehingga dirawat di rumah sakit swasta di Bali.

Pasien kasus 25 itu lalu dirujuk ke RSUP Sanglah, Denpasar pada 9 Maret hingga akhirnya dilaporkan meninggal dunia pada Rabu dini hari. Sementara sang suami saat ini masih diisolasi. 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0