Peduli Pendidikan Anak, Aipda Abraham Bangun Rumah Baca :: Nusantaratv.com

Peduli Pendidikan Anak, Aipda Abraham Bangun Rumah Baca

Kepeduliannya terhadap pendidikan, mendorong niat mulianya untuk membuat sebuah perpustakaan kecil di sebuah dusun di pedalaman Kabupaten Belu itu.
Peduli Pendidikan Anak, Aipda Abraham Bangun Rumah Baca
Aipda Abraham bersama anak-anak di rumah bacanya
Peduli Pendidikan Anak, Aipda Abraham Bangun Rumah Baca

Kabupaten Belu, Nusantaratv.com - Seorang anggota Bhabinkamtibmas bernama Aipda Abraham yang bertugas di Polres Belu, Polda NTT, membangun sebuah rumah baca untuk anak-anak di Desa Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu,  Nusa Tenggara Timur (NTT). 

Kepeduliannya terhadap pendidikan, mendorong niat mulianya untuk membuat sebuah perpustakaan kecil di sebuah dusun di pedalaman Kabupaten Belu itu. 

"Ini lahir dari tugas saya sebagai Bhabinkamtibmas dimana di lingkungan saya bekerja, banyak anak yang kurang bisa mengakses informasi dan putus sekolah. Pendidikan formal mereka juga putus karena kendala biaya, "katanya saat ditemui di sesi dirinya berkunjung ke Rumah Baca di Desa Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, NTT, Kamis (5/12/19).

Baca Juga : Bripka Ola, Pahlawan Tanpa Tanda Jasa Bagi Masyarakat Buta Aksara di Pedalaman NTT

Selain itu, ia juga mengatakan bahwa tugas utamanya sebagai anggota polri dalam rangka tugas preventif, menjadi alasan kuat ia mendirikan rumah baca tersebut.

"Saya berpikir untuk membuat gerakan rumah baca dimana ketika saya patroli, saya juga ajarkan anak-anak untuk paham hukum sejak dini, "katanya.

Selain itu, dirinya juga mengajarkan tentang wawasan kebangsaan terhadap anak-anak di Dusun tempat ia membangun rumah baca itu.

Mengingat katanya, banyak warga di sana yang merupakan warga eks timor timur dan perlu pengetahuan tentang wawasan kebangsaan yang lebih dalam.

"Ya betul sekali, selain mengajarkan tentang hukum, saya juga ajarkan seputar wawasan kebangsaan. Apa itu Indonesia, bagaimana negara Indonesia. Apalagi baru tahun 1999 kemarin masyarakat di sini memgungsi dari Timor Timur. Otomatis kami harus berikan pemahaman yg banyak mengenai nasionalisme, "tandasnya.

Didirikan sejak 2016, Aipda Abraham mengatakan bahwa ia sendiri awalnya yang mengumpulkan buku-buku untuk rumah bacanya. Namun kemudian ia mendapat bantuan dari Satbinmas tempatnya berdinas.  Bahkan dari komunitas literasi juga ikut membantunya.

"Awalnya memang saya sendiri. Tapi kemudian dapat bantuan dari teman dan dari Satbinmas. Komunitas juga ikut menyumbang buku. Tahun kemarin setiap tanggal  tanggal 16 kami mendapat buku dari pos. Tapi sekarang sudah berhenti,".

Perbedaan pun diakuinya sangat terlihat terhadapa anak-anak yang sering mengunjungi rumah bacanya.

"Jelas perbedaan itu terasa. Biasanya mereka  suka main. Sekarang kalau sore mereka suka pada baca. Kesadaran hukum juga sangat bagus,  dan membuat angka kriminalitas menurun. Dulu pada main judi-judi kecil. Sekarang mereka suka baca, "tutupnya.(Cal)

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
1
love
1
funny
0
angry
0
sad
0
wow
2