Nusantara Pagi: Distribusikan Bantuan Khusus untuk Guru Ngaji, Kades Sambangi Setiap Masjid :: Nusantaratv.com

Nusantara Pagi: Distribusikan Bantuan Khusus untuk Guru Ngaji, Kades Sambangi Setiap Masjid

Para Guru Ngaji Ini Diberikan Insentif Sebesar Rp400 Ribu untuk Membantu Memenuhi Kebutuhan Sehari-Hari.
Nusantara Pagi: Distribusikan Bantuan Khusus untuk Guru Ngaji, Kades Sambangi Setiap Masjid
Kades Situgede menyerahkan insentif bagi guru ngaji. (Dok. NTV)

Jakarta, Nusantaratv.com - Dengan menyambangi setiap Masjid dan rumah Ulama, Kepala Desa (Kades) Situgede, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Jawa Barat (Jabar), menyerahkan insentif bagi guru ngaji yang dialokasikan dari anggaran pendapatan asli desa.

Pendistribusian ini merupakan yang paling awal dibandingkan desa lain di Kabupaten Garut, Jabar, di tengah pandemi virus corona (COVID-19).

Dedi Suryadi, Kades Situgede, rela berjalan berkeliling dari kampung ke kampung menyambangi setiap Masjid, dan rumah-rumah Ulama. Dia beserta Sekretaris Desa ingin melihat langsung aktivitas mengaji anak-anak di bawah asuhan guru ngaji atau Ulama setempat.

Tak hanya melihat kegiatan agama selama bulan Ramadhan, kunjungan Kepala Desa ini sekaligus mendistribusikan bantuan khusus bagi para guru ngaji yang ada di semua kampung.

Baca Juga: (Nusantara Pagi) Ditintelkam Intai Aktivitas Warga Sambil Bagikan Sembako

Para guru ngaji ini diberikan insentif sebesar Rp400 ribu untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dana itu diambil dari alokasi pendapatan asli desa yang mengambil bagian keuntungan badan usaha milik desa (Bumdes).

"Ini insentif guru ngaji yang bersumber dari pendapatan asli desa," kata Dedi singkat, seperti dalam tayangan di program 'Nusantara Pagi', di Nusantara TV, Jumat (15/5/2020).

Di tengah pandemi virus corona, pendistribusian untuk guru ngaji ini paling awal dibandingkan desa-desa lainya se-Kabupaten Garut. Para guru ngaji dan ulama pun menyambut positif.

"Kami sebagai Ketua MUI Desa Situgede mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan ini," tutur H. Ali Rohman.

Diharapkan dengan adanya insentif bagi para guru ngaji, mereka lebih semangat dan giat dalam mengajar ngaji. Hal ini juga merupakan wujud nyata perhatian pemerintah kepada para guru ngaji.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0