Merasa Dikriminalisasi, Penghuni Laporkan Pengembang Apartemen Kemang View :: Nusantaratv.com

Merasa Dikriminalisasi, Penghuni Laporkan Pengembang Apartemen Kemang View

Keluhkan kondisi hunian, pemilik Apartemen Kemang View justru dipolisikan pengembang
Merasa Dikriminalisasi, Penghuni Laporkan Pengembang Apartemen Kemang View
Penghuni Apartemen Kemang View berunjuk rasa di kantor Polres Metro Bekasi Kota, Senin (29/7/2019).

Jakarta, Nusantaratv.com -Ratusan warga pemilik dan penghuni Apartemen Kemang View, mengaku telah dikriminalisasi oleh pengusaha sekaligus pengembang apartemen itu dari PT Anugrah Duta Mandiri, Lauren M Takke. Karenanya warga berunjuk rasa menuntut kepolisian untuk melindungi mereka, kala menyambangi kantor Polres Metro Bekasi Kota, Senin (29/7/2019). Kehadiran warga juga untuk memenuhi undangan mediasi, setelah sebelumnya pada Kamis (25/7/2019), mereka diperiksa penyidik sebagai terlapor, dalam kasus yang dilaporkan pihak Lauren.

Sengketa bermula dari keluhan warga atas kondisi sekitar 1.800 hunian di sejumlah tower atau menara apartemen yang dianggap memprihatinkan, karena jauh dari layak, aman dan nyaman sebagai tempat tinggal.

"Pipa air menghalangi lorong/jalan masuk, plafon bocor, ribuan instalasi menjuntai dan dinding apartemen ada keretakan" ujar Hitler Situmorang, salah satu pemilik unit apartemen, Selasa (30/7/2019). 

Atas kondisi itu, warga meminta pengembang apartemen untuk secepatnya memperbaiki bangunan, terutama unit-unit yang mereka huni. Bukannya memenuhi permintaan warga, mereka justru dipolisikan Lauren ke Polres Metro Bekasi Kota karena dianggap mencemarkan nama baik. 

"Aneh dan sungguh ironis, pengusaha sekaligus pengembang, Lauren M Takke malah laporin kita ke polisi, kita dikriminalisasi," kata Ridwan, penghuni apartemen lainnya.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Bekasi Kota, Kompol Imron mengatakan warga yang dipanggil pihaknya sebagai terlapor, telah melaporkan balik Lauren. Pihaknya berjanji menindaklanjuti laporan. 

"Ya, warga melaporkan balik pengusaha sekaligus pengembang apartemen, kita tindaklanjuti laporan warga," jelas Imron.

Diketahui, dalam kasus yang berbeda yakni sengketa tanah, Lauren juga sempat dipanggil petugas Polres Metro Bekasi Kota. Namun hingga dua kali pemanggilan ia mangkir.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0