Lawan Corona, SMKN 1 Garut Sumbang Ratusan APD ke Puskesmas dan Rumah Sakit di Garut :: Nusantaratv.com

Lawan Corona, SMKN 1 Garut Sumbang Ratusan APD ke Puskesmas dan Rumah Sakit di Garut

SMKN 1 Garut Juga Membagikan Ribuan Masker untuk Warga dan Karyawan Puskesmas Serta Anggota TNI/Polri.
Lawan Corona, SMKN 1 Garut Sumbang Ratusan APD ke Puskesmas dan Rumah Sakit di Garut
SMKN 1 Garut sumbang ratusan APD ke Puskesmas dan Rumah Sakit di Garut. (Istimewa)

Jakarta, Nusantaratv.com - Minimnya ketersediaan pakaian alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis di Puskesmas dan Rumah Sakit (RS) di Garut, Jawa Barat (Jabar), dalam menangani pasien positif corona (COVID-19), membuat banyak pihak tergerak untuk membantu. Salah satunya datang dari SMKN (Sekolah Menengah Kejuruan Negeri) 1 Garut.

Selama masa libur, para guru membuat pakaian APD dengan ukuran serta bahan sesuai dengan standar kesehatan dari Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO), dimana terkumpul sekitar 350 APD yang siap dibagikan. Selain itu, ada pula 3.000 botol penyanitasi tangan hasil produski guru Farmasi serta ribuan masker.

Dan semua itu mereka bagikan kepada seluruh Puskesmas yang ada di Kabupaten Garut dan dua rumah sakit, yakni Rumah Sakit Umum Dokter Slamet Garut dan Rumah Sakit Umum Daerah Pameungpeuk.

Aksi kemanusian yang dilakukan guna membantu para medis yang masih kekurangan baju APD menyusul adanya dua warga Garut yang positif terpapar virus corona. Dimana salah satunya yang terinfeksi COVID-19 adalah tenaga medis.

Baca Juga: Puluhan Siswa Curhat Ke Ganjar Pranowo, Bosan Belajar dari Rumah

Rohmalia, Kepala Puskesmas Haurpanggung, mengungkapkan pihaknya baru mendapatkan 5 unit APD dari Dinas Kesehatan Kabupaten Garut. Selain itu, pihaknya juga mencoba untuk melakukan pengadaan sendiri, namun diakuinya bila hal itu tidak mencukupi.

"Alhamdulillah dengan adanya bantuan dari SMKN 1 ini akan sangat bermanfaat bagi kami. Karena begitu pakai ini terus langsung dibuang. Yang menjadi kekhawatiran karena tenaga kesehatan justru lebih berisiko tertular. Sebab mereka sering kontak dengan orang yang tidak tahu apakah mereka positif corona atau tidak," ujar Rohmalia, Rabu (15/4/2020).

Dalam aksinya, pihak sekolah sengaja mengundang perwakilan Puskesmas dan Rumah Sakit untuk menerima bantuan. Bantuan ini terkumpul berkat donasi dan kerja keras para guru dan Kepala Sekolah SMKN 1 Garut.

Sementara itu, Dadang Johar Arifin, Kepala Sekolah SMKN 1 Garut, menyebut jika bahan yang digunakan dalam pembuatan APD ini sudah sesuai dengan standar WHO. "Apa yang kami lakukan ini mudah-mudahan bisa membantu meringankan beban yang terjadi saat ini, khususnya kepada para tenaga medis yang langsung menangani pasien COVID-19," terangnya.

"Saat ini kami distribusikan APD ini di antaranya ke Rumah Sakit Umum Dokter Slamet Garut, kemudian ke 67 Puskesmas se-Kabupaten Garut," tukas Dadang.

Diketahui, sepekan sebelumnya, SMKN 1 Garut juga sukses menggelar aksi kemanusiaan yang sama. Namun bantuan yang diberikan yakni berupa 5.000 botol penyanitasi tangan dan ribuan masker. Sasarannya adalah warga di sekitar Kota Garut dan para karyawan Puskesmas serta anggota TNI/Polri.

Harapannya, dengan adanya aksi sosial yang kerap dilakukan SMKN 1 Garut ini bisa turut serta membantu pemerintah dan masyarakat dalam melawan COVID-19.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0