Lawan Corona, Provinsi Bangka Belitung Gunakan Aplikasi Fight Covid-19 :: Nusantaratv.com

Lawan Corona, Provinsi Bangka Belitung Gunakan Aplikasi Fight Covid-19

Setiap pendatang yang baru memasuki wilayah Bangka Belitung dipasangi tanda dan diminta untuk menggunakan aplikasi Fight Covid-19
Lawan Corona, Provinsi Bangka Belitung Gunakan Aplikasi Fight Covid-19
Ilustrasi pemain bola covid-19 / Foto: Kompasiana

Jakarta, Nusantaratv.com - Berbagai cara terus dilakukan untuk mencegah hingga memutus mata rantai penyebaran virus corona (covid-19).

Seperti yang dilakukan oleh Bangka Belitung, yang sudah menggunakan aplikasi Fight Covid-19 untuk mencegah datangnya virus corona dengan cara melacak perjalanan para pendatang.

Staf khusus Gubernur Bangka Belitung (Babel) Prof. Dr. Ir. Saparudin mengatakan kepala daerah harus turun tangan untuk mengedukasi masyarakatnya secara proaktif dalam pencegahan penyebaran virus corona baru dengan menggunakan aplikasi.

Aplikasi Fight Covid-19 digunakan oleh Pemerintah Provinsi Bangka Belitung untuk melacak setiap pergerakan orang yang baru datang dari daerah episentrum Covid-19 ke wilayah Bangka Belitung.

Setiap pendatang yang baru memasuki wilayah Bangka Belitung dipasangi tanda dan diminta untuk menggunakan aplikasi Fight Covid-19.

  1. Update Kasus Virus Corona di Kalimantan Timur

Aplikasi itu digunakan untuk menyimpan riwayat perjalanan pendatang tersebut setibanya di Bangka Belitung dengan mengambil data lokasi atau GPS yang berada di ponsel setiap orang.

Jika seseorang tidak mematuhi karantina mandiri selama 14 hari setelah kedatangannya, pemerintah tetap bisa melacak riwayat perjalanannya menggunakan data lokasi yang tersimpan di aplikasi Fight Covid-19.

Saparudin mengatakan Pemprov Bangka Belitung sudah menyiapkan server untuk menampung data pergerakan orang-orang yang dipantau dari aplikasi Fight Covid-19.

Sehingga apabila ada seseorang yang baru tiba di Babel berasal dari daerah episentrum mendapati gejala Covid-19, riwayat perjalanan orang tersebut akan dilacak melalui data dan setiap orang yang ditemuinya segera dilakukan tes.

Selai itu, pemanfaatan data lokasi melalui aplikasi Fight Covid-19 ini dapat membantu melacak riwayat perjalanan seseorang yang termasuk dalam kategori Orang Tanpa Gejala (OTG) atau Orang Dalam Pemantauan (ODP) secara akurat.

Tujuan pelacakan riwayat perjalanan ini adalah untuk mengetahui penyebaran virus secara kelompok atau kluster, sehingga memudahkan pengendalian virus dengan mengkarantina orang-orang yang memiliki kemungkinan terpapar Covid-19.

"Kalu mau digunakan untuk daerah lain, kita harapkan kepala daerah mesti kuat dukungannya," ujar Saparudin.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0