Lagi! Pasien Sembuh Corona Meninggal Dunia :: Nusantaratv.com

Lagi! Pasien Sembuh Corona Meninggal Dunia

Korban meninggal setelah tujuh jam dipulangkan dari rumah sakit
Lagi! Pasien Sembuh Corona Meninggal Dunia
RSUD Bangkalan. (Net)

Bangkalan, Nusantaratv.com - Pasien yang sembuh dari virus corona kembali meninggal dunia. Kali ini terjadi di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, yang merupakan pasien sembuh untuk pertama kalinya di wilayah tersebut. 

Baca juga: Dinyatakan Sembuh dari Corona, Pasien di Lumajang Malah Meninggal Dunia 

Pasien asal Kecamatan Blega itu wafat setelah tujuh jam dipulangkan dari RSUD Syamrabu Bangkalan.

"Hasil swab-nya dari Balitbangkes Jakarta melalui Dinas Kesehatan Provinsi memang sudah dinyatakan negatif. Pihak rumah sakit lalu mengizinkan untuk pulang," ujar Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Bangkalan, Agus Sugianto Zain, Sabtu (18/4/2020). 

Hasil swab negatif pasien keluar pada Jumat (17/4/2020) sekitar pukul 11.00 WIB. Beberapa jam selanjutnya, pasien langsung dijemput keluarganya. Namun setibanya di rumah, pasien yang tertular corona setelah sebelumnya mudik dari Jakarta tersebut, meninggal dunia. 

"Kabar baik tentang kesembuhannya ternyata membawa duka, pasien itu ternyata meninggal tepat pukul 23.00 WIB," tutur Agus. 

Menurut Agus, selama menjalani proses isolasi di RSUD kondisi pasien tergolong baik. Ia mengikuti semua prosedur tetap (protap) penanganan pasien corona. 

Pasien juga sempat tak menggunakan infus di pekan terakhir berada di RSUD, karena kondisinya semakin membaik.

Tapi saat hendak dipulangkan, diakui Agus ada beberapa gejala kesehatan pasien yang masih belum tertangani. Antara lain penyakit komplikasi, seperti pendarahan, jantung, dan asma.

"Karena penyakit ini sebelumnya memang sudah penyakit bawaan," ucap Agus.

Mengenai prosedur pemakaman, Agus menyerahkan sepenuhnya hal itu kepada keluarga. Sebab, berdasarkan keterangan medis, almarhum sudah dinyatakan negatif covid-19.

"Kalau soal bantuan pemerintah terhadap korban, masih belum didiskusikan. Karena yang jadi tanggung jawab pemerintah, biasanya apabila pasien dalam kondisi positif corona," tandas Agus. (CNNIndonesia.com) 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0