Jaga Kerukunan Umat Beragama, Bupati AFU Bangun Gereja dan Rumah Pendeta :: Nusantaratv.com

Jaga Kerukunan Umat Beragama, Bupati AFU Bangun Gereja dan Rumah Pendeta

Abdul Faris Umlati merupakan bupati Muslim pertama Kabupaten Raja Ampat
Jaga Kerukunan Umat Beragama, Bupati AFU Bangun Gereja dan Rumah Pendeta
Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati (AFU). (Detik Indonesia)

Jakarta, Nusantaratv.com - Pemerintah Kabupaten Raja Ampat di bawah kepemimpinan Bupati Abdul Faris Umlati (AFU) gencar membangun sarana peribadatan seperti gereja. Kebijakan ini sebagai upaya menjaga kerukunan umat beragama. 

Baca juga: Soal Toleransi, Jokowi Minta Rakyat Teladani Natsir dan Gus Dur 

"Sebagai anak daerah saya bertanggung jawab membangun Raja Ampat di berbagai sektor. Pendidikan, kesehatan, peningkatan ekonomi masyarakar. Pokoknya, saya bangun infrastruktur fisik dan non fisik sesuai anggaran yang  tersedia," ujar AFU, Jumat (31/1/2020). 

AFU mengaku ingin menyejahterakan masyarakat Raja Ampat melalui berbagai cara. Apalagi, kekayaan alam wilayah itu dinilai merupakan bekal yang cukup untuk mendatangkan pemasukan bagi pemerintah daerah maupun masyarakat. 

"Caranya, adalah dengan menciptakan perda (peraturan daerah) yang melindungi rakyat Raja Ampat dalam hal memanfaatkan potensi pariwisata setempat bagi  kesejahteraan mereka. Karena dengan membuka peluang bagi masyarakat maka dengan sendirinya mereka bisa memanfaatkan momen pariwisata untuk mendatangkan uang bagi kesejahteraan keluarganya," jelasnya. 

Sementara, Wakil Ketua Klasis Gereja Kristen Injili (GKI) Raja Ampat, Pendeta Rosa Sapulette mengapresiasi perhatian AFU di sektor keagamaan melalui pembangunan gereja. Menurutnya, ada puluhan gereja yang didirikan Pemkab Raja Ampat semasa kepemimpinan AFU. 

"Klasis GKI di Kabupaten Raja Ampat  ada empat. Pertama, Klasis Raja Ampat berkedudukan di Waisai. Kedua, Klasis Raja Ampat Tengah berkedudukan di  pulau Doom. Ketiga, Klasis Raja Ampat Utara di Kabare. Keempat Klasis Raja Ampat Selatan di Limalas," tuturnya. 

Untuk di Klasis Raja Ampat, gereja yang dibangun AFU ialah Gereja Getsemani di Sapor Kren, lalu Gereja Eden Friwen Marthen luther di Yembeser, dan Gereja Jemaat Outo Geizler di Wawiyai. 

Kemudian Gereja Elim di Sawinggrai, Kapisawar, Gereja Kanaan di Waisilip, Gereja Lahairoi, Selpele, Gereja Maranatha di Saleo dan Gereja Emaus di Saupapir.

"Jumlah tersebut belum terhitung pembangunan gereja di tiga klasis lainnya. Sehingga, kalau disebut puluhan gereja dibangun Pemkab Raja Ampat di bawah kepemimpinan Bupati AFU, itu benar 100 persen. Ia juga membangun pagar sejumlah gereja" jelasnya.

Bukan hanya gereja, bupati berusia 46 tahun itu juga memerintahkan pembangunan rumah pastori/pendeta. 

"Bukan saja itu, Bupati AFU juga membangun lanjutan gedung gereja yang belum selesai tahun-tahun sebelumnya. Termasuk, juga memberangkatkan tokoh agama (pendeta) dan tokoh masyarakat berwisata di Yerusalem, Timur Tengah," paparnya.

"Kalau dibilang puluhan gereja sudah dibangun Bupati AFU selama lima tahun ini, memang benar adanya. Silakan datang ke Raja Ampat untuk menyaksikannya sendiri," sambung Rosa. 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0