Inilah 4 Sesar Aktif di Pulau Sulawesi yang Potensi Timbulkan Gempa Bumi :: Nusantaratv.com

Inilah 4 Sesar Aktif di Pulau Sulawesi yang Potensi Timbulkan Gempa Bumi

Sulawesi Merupakan Pulau Di Indonesia Yang Tidak Luput Dari ‘Rutinnya’ Kejadian Alam Gempa Bumi.
Inilah 4 Sesar Aktif di Pulau Sulawesi yang Potensi Timbulkan Gempa Bumi
Seismograf adalah suatu alat atau sensor yang digunakan untuk mengukur gempa atau getaran yang terjadi pada permukaan.

Jakarta, Nusantaratv.com - Wilayah Donggala, Sulawesi Tengah dilanda gempa bumi dengan magnitudo 7,7. Berikut sesar atau patahan utama yang menyebabkan gempa bumi di Pulau Sulawesi.

Gempa bumi dengan magnitudo 7,7 melanda wilayah Donggala, Sulawesi Tengah pada Jumat (28/9/2018) pukul 17.02 WIB.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sempat memberikan peringatan dini tsunami untuk wilayah Sulawesi Barat dan Sulawesi Tengah.

Gempa berkedalaman 10 kilometer, berpusat di 0,18 LS dan 119,85 BT atau 27 kilometer Timur Laut Donggala, Sulawesi Tengah.

Namun peringatan dini tsunami pasca gempa bermagnitudo 7,7 di Donggala, Sulawesi Tengah telah dicabut oleh BMKG sekitar pukul 17.37 WIB.

Sulawesi merupakan pulau di Indonesia yang tidak luput dari ‘rutinnya’ kejadian alam gempa bumi.

Hal ini diakibatkan, adanya sejumlah patahan yang melintasi wilayah Pulau Sulawesi, dari bagian utara hingga selatan.

Mengutip laman blog.act.id, Pulau Sulawesi berada di atas sesar aktif lempeng Indo-Australia dan lempeng Eurasia.

Kali ini, merangkum beberapa patahan atau sesar yang melintasi Pulau Sulawesi dari beberapa sumber.


1. Sesar Palu Koro

Dikutip dari laman disasterchannel.co, sesar Palu Koroterbentang dari Teluk Palu hingga ke Lembah Koro, kemudian berbelok ke Sesar Matano di sebelah timur.

Menurut para ahli geologi dari Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI), setiap sesar memiliki siklus masing-masing.

Sesar Palu Koro memiliki siklus 130 tahun, menurut studi paleoseismologi Mudrik Daryono.

Mengutip laman IAGI, iagi.or.id, sesar Palu Koro bersama sesar Matano dikenal sebagai patahan yang sangat aktif di wilayah Sulawesi.

2. Sesar Matano

Sesar Matano memanjang di arah barat laut - tenggara, mengutip laman iagi.or.id. Bahkan bentangannya mencapai 170 kilometer.

Yakni, mulai dari daerah pantai Bahodopi di Teluk Tolo, ke arah barat laut melewati sepanjang lembah Sungai Larongsangi ke area di sebelah utara Desa Lampesue, Petea, sepanjang tepian Danau Matano, Desa Matano dan menyambung di barat laut dengan lembah Sungai Kalaena.

Sesar Matano juga merupakan kumpulan beberapa sesar sejajar yang berdekatan dan akhirnya membentuk zona sesar yang panjang.

Kemungkinan besar ada dua sesar di sepanjang pantai sisi utara dan selatan Danau Matano yang bergerak.

Akibatnya, daerah yang berada di sepanjang sisi Danau Matano dapat mengalami getaran lebih besar dibanding daerah lain.

3. Sesar Saddang

Mengutip laman blog.act.id, sesar Saddang membentang dari pesisir Pantai Mamuju, Sulawesi Barat memotong diagonal melintasi daerah Sulawesi Selatan bagian Tengah, lalu SulawesiSelatan bagian Selatan, Kota Bulukumba, hingga ke Pulau Selayar bagian Timur.

4. Sesar Parit-parit

Garis patahan sesar Parit-parit bermula dari Laut Makassar Selatan dan Laut Bone.

Selain 4 sesar utama di atas, sebenarnya masih banyak lagi sesar atau patahan yang melintasi di kawasan laut maupun darat Sulawesi.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0