Heboh Mobil Goyang di Aceh Berisi 6 Pria dan 2 Wanita :: Nusantaratv.com

Heboh Mobil Goyang di Aceh Berisi 6 Pria dan 2 Wanita

Baru-baru ini warga di sekitaran Jalan Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh dihebohkan oleh mobil goyang berisi 8 muda-mudi.
Heboh Mobil Goyang di Aceh Berisi 6 Pria dan 2 Wanita
Warga menggerebek mobil berisi muda-mudi di saat bulan puasa

Jakarta, Nusantaratv.com - Peristiwa yang terjadi saat bulan suci Ramadan 1441 H ini membuat warga merasa curiga. Pasalnya mobil tersebut bergoyang-goyang. Mendapatkan kejadian tak pantas itu, warga pun melakukan penggerebekan dan mendapatkan delapan muda-mudi sedang asik bersenda gurau di dalam mobil tersebut.

Mereka pun diamankan dan diserahkan ke Satpol PP WH Banda Aceh.
Kasatpol PP WH Banda Aceh Hidayat mengatakan, penggerebekan dilakukan subuh tadi.

“Dari delapan remaja itu, 6 di antaranya lelaki, dan dua lainnya perempuan,”kata Hidayat.

Mereka diamankan petugas agar terhindar dari amukan massa.
“Mereka didapati oleh warga berpacaran di dalam mobil, kejadiannya sekira habis subuh,” kata Hidayat.

Hidayat membenarkan penggerebekan dilakukan berdasarkan kecurigaan warga terhadap aktivitas di mobil tersebut.

“Warga melihat mobil diparkir di Jalan Sultan Iskandar Muda, kawasan Punge Blang Cut itu, bergoyang-goyang, atas kecurigaan melihat mobil bergoyang, lalu warga mendekatinya, ternyata penyebab mobil bergoyang karena ada sejumlah penumpang di dalamnya sedang bercandacanda,” katanya.

Kepada petugas, kata Hidayat, para remaja itu mengaku hanya bercanda-canda di dalam mobil.

“Dan memang tidak ditemukan adanya perbuatan lainnya, namun di antara mereka ada juga yang saling berpacaran,” kata Hidayat.

Setelah didata, diketahui bahwa para remaja tersebut berasal dari luar Kota Banda Aceh dan mereka mengaku sudah tiga hari berada di Kutaraja.

“Mereka datang dari luar Banda Aceh, ada yang dari Bireuen, Lhokseumawe, Langsa sedangkan yang perempuan berasal dari Sigli,” kata Hidayat.

Sebelum menjalani pemeriksaan oleh penyidik WH, kata Hidayat, para remaja tersebut sempat dibawa ke Mapolresta Banda Aceh untuk dirapid test, karena mereka datang dari luar Banda Aceh. Namun hasilnya negatif.

“Karena tidak didapati melakukan perbuatan tercela lainnya, mereka kita bina saja, menandatangani pernyataan tidak mengulangi perbuatannya. Kita sudah menghubungi orang tua mereka masing-masing untuk menjemput anaknya,” kata Hidayat. (Beritakini)

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0