Gubernur Jatim Optimalisasi Tiga Strategi Penting Bagian Dari Social Kapital di Malang :: Nusantaratv.com

Gubernur Jatim Optimalisasi Tiga Strategi Penting Bagian Dari Social Kapital di Malang

Guna Menyukseskan PSBB Malang Raya, Gubernur Jatim Optimalisasi Tiga Strategi Penting Bagian Dari Social Kapital
Gubernur Jatim Optimalisasi Tiga Strategi Penting Bagian Dari Social Kapital di Malang
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa/ Kemendagri

Malang, Nusantaratv.com - Diberlakukannya pelaksanana Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) di area Malang Raya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengaku akan mengoptimalkan tiga strategi penting sebagai bagian dari social kapital.

"Jadi, dalam pemberlakuan PSBB terdapat tiga hal penting yang harus kita optimalkan sebagai bagian dari social kapital di Malang Raya," ujar Gubernur Jatim pada konferensi pers di Bakorwil Malang, Sabtu (16/5/2020).

Gubernur Jatim menjelaskan, strategi yang pertama yaitu keberadaan Kampung Tangguh di area Malang Raya. Dimana, Kampung Tangguh ini merupakan inisiatif yang melibatkan partisipasi warga secara aktif berbasis RW. Dengan demikian, kampung itu memiliki kesiapsiagaan dan kemandirian yang komprehensif dalam menghadapi bencana alam maupun non alam seperti pandemi Covid-19.

Baca Juga: Jadi 17.520 Kasus, Hari Ini Sekitar 500 Orang Tertular Corona di RI

"Lewat Kampung Tangguh maka gotong royong warga kampung akan bisa dimaksimalkan. Terlebih, ini wujud sinergi pentahelix antara masyarakat, pemerintah, pengusaha, media dan perguruan tinggi. Dimana, sinergi tersebut memang sudah seharusnya dilakukan," kata Gubernur Jatim.

Strategi kedua, lanjut gubernur perempuan pertama di Jatim ini yaitu, penerapan pasar ganjil-genap pada pasar tradisional. Ini penting, untuk tetap menjaga roda perekonomian sekaligus sebagai upaya untuk menjaga kesehatan penjual dan pembeli.

"Kita harus menjaga jangan sampai pasar ini tutup, karena proses perdagangan harus tetap jalan. Namun pada saat yang sama, menjaga kesehatan harus tetap dilakukan," jelas Gubernur Jatim.

Pelaksanaan pola ganjil genap sendiri dilakukan dengan sistem penomoran di setiap stand penjual sebagai acuan jadwal berjualan. Sehingga, setiap harinya para pedagang tersebut akan bergiliran sesuai nomor stand yang dimiliki.

Sedangkan, strategi ketiga yakni penyiapan gedung observasi yang bisa dimanfaatkan seperti rumah sakit (RS) darurat berbasis desa.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0