Gubernur Bengkulu Larang Orang Terindikasi Covid-19 Masuk ke Wilayahnya :: Nusantaratv.com

Gubernur Bengkulu Larang Orang Terindikasi Covid-19 Masuk ke Wilayahnya

Gubernur Bengkulu Larang Orang Terindikasi Covid-19 Masuk ke Provinsi Bengkulu
Gubernur Bengkulu Larang Orang Terindikasi Covid-19 Masuk ke Wilayahnya
Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah/ Istimewa

Bengkulu, Nusantaratv.com - Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menegaskan melarang orang yang terindikasi virus corona atau Covid-19 masuk ke wilayah Provinsi Bengkulu.

Hal itu ditegaskannya guna menjaga Provinsi Bengkulu tidak bertambah kasus positif corona atau Covid-19.

Menurut Gubernur Rohidin, jika ditemui  Pasien Dalam Pengawasan ataupun orang yang teridentifikasi positif virus Corona, maka orang tersebut tidak diperbolehkan masuk le wilayah Provinsi Bengkulu.

"Pemulangan atau mengembalikan ketempat asalnya itu harus dilakukan, jika tim medis telah menemukan indikasi yang bersangkutan itu Covid-19 harus dikembalikan, jangan masuk Bengkulu karena kita sudah sama-sama zona merah," jelas Gubernur Bengkulu di Posko perbatasan Mukomuko, Rabu (1/4/2020).

Jika orang tersebut setelah diperiksa secara klinis ternyata statusnya PDP maka orang tersebut seharusnya tidak boleh kemana-mana lagi dan harus diisolasi guna mendapatkan penanganan medis diwilayah asalnya.

Baca Juga: Percepat Tes Corona, Anies Minta Dukungan Wapres Ma'ruf

"Ketika kita tahan di pos perbatasan ini bukannya kita tolak masuk ke Bengkulu, namun orang dengan status PDP harus diisolasi guna mendapatkan perawatan medis dan kita sarankan untuk kembali ketempat asalnya," ujar Gubernur Bengkulu.

Lain halnya, jika orang tersebut tidak menunjukan gejala Covid-19 setelah dilakukan pemeriksaan intensif di pos perbatasan wilayah, maka orang tersebut boleh masuk ke Bengkulu.

"Jika orang yang akan masuk ke Bengkulu masih sebatas kemungkinan posisinya masih ODP maka diperbolehkan masuk ke Bengkulu, dengan catatan harus dipantau, pulangnya kemana dan datanya diserahkan ke aparat setempat guna dilakukan isolasi mandiri," kata Gubernur Bengkulu.

Gubernur Bengkulu menekankan  kepada para Bupati agar memperketat pengawasan di perbatasan wilayahnya, jika orang tersebut sakit Covid-19 jangan diperbolehkan masuk ke Bengkulu, karena akan dapat menyebar sehingga pemerintah bakal kewalahan menanganinya.

"Ketika masuk satu orang saja ke Provinsi Bengkulu yang betul-betul positif corona, maka kita akan kewalahan karena penanganannya luar biasa nantinya," ungkap Gubernur Bengkulu.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0