Gubernur Bali Ajak Pasemetonan Dukung Pembangunan Bali :: Nusantaratv.com

Gubernur Bali Ajak Pasemetonan Dukung Pembangunan Bali

Hadiri Mahasabha MGPSSR, Gubernur Ajak Pasemetonan Dukung Pembangunan Bali
Gubernur Bali Ajak Pasemetonan Dukung Pembangunan Bali
Gubernur Bali Wayan Koster bersama Menag Fachrul Razi saat membuka penyelenggaraan Mahasabha MGPSSR di Denpasar/ Kemendagri

Denpasar, Nusantaratv.com - Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kehadiran Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi dan membuka secara resmi penyelenggaraan Mahasabha X Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) di Pasramaan Widya Graha Kepasekan, Denpasar, (25/12/2019).

"Saya sempat menyatakan kepada Pak Menteri Agama, setelah dilantik Bapak bukan hanya Menteri untuk satu agama, tapi Menteri untuk semua agama yang ada di Indonesia. Astungkara hari ini beliau hadir bersama istri dan keluarga pula, untuk membuktikan akan mengayomi semua agama, dan ini mungkin pertama kalinya kegiatan pasemetonan dibuka Menteri Agama, biar tidak dibuka Gubernur terus," ujar Gubernur Bali.

Mahasabha MGPSSR saat ini merupakan yang kesepuluh, dan dilaksanakan tiap lima tahun sekali, berarti organisasi ini menurut Gubernur Koster sudah terbentuk 50 tahun. Sebuah ukuran usia yang sangat matang, dan tentunya penuh kesolidan dalam menjalankannya. Untuk itu Gubernur Bali berharap pasemetonan bisa memperkuat, mendukung dan ikut melaksanakan pembangunan skala nasional maupun di Bali.

Baca Juga: Menag Fachrul Razi: Damai dan Rukun Tingkatkan Investasi

"Pasemetonan Pasek merupakan yang terbesar di Bali, oleh karena itu saya berharap ikatan yang ada didalamnya dapat memperkuat pembangunan di Bali dengan ikut menyukseskan  program-program pemerintah melalui visi-misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali guna mewujudkan masyarakat Bali yang sejahtera dan harmonis secara sekala-niskala," kata Gubernur Bali.

Sementara itu, Menag menjelaskan bahwa memasuki usia emas pasemetonan MGPSSR sudah sepatutnya ikut serta berkontribusi dalam pembangunan bangsa, tidak hanya pembangunan internal. Menjadi garda terdepan dalam menggalang persatuan dan kedamaian, untuk menjaga stabilitas bangsa.

"Yang dibutuhkan bangsa ini kan kerukunan umat beragama, suasana damai. Jika tidak ada kedamaian mana ada investor yang mau masuk. Kita harus kompak membangun bangsa, Bali ini bisa menjadi contoh bagi provinsi-provinsi lainnya," ungkap Menag.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0