Dua Daerah Masih Lakukan Pembahasan Soal Karantina Wilayah :: Nusantaratv.com

Dua Daerah Masih Lakukan Pembahasan Soal Karantina Wilayah

Perhari ini tercatat sudah ada empat daerah yang melakukan karantina wilayah
Dua Daerah Masih Lakukan Pembahasan Soal Karantina Wilayah
Jalan Jendral Sudirman, Jakarta / Foto: Heraldmakassar

Jakarta, Nusantaratv.com - Virus corona tak kunjung reda. Bahkan serangannya semakin menggila. Hal ini membuat sejumlah daerah memutuskan untuk melakukan Lock down atau karantina wilayah.

Perhari ini tercatat sudah ada empat daerah yang melakukan karantina wilayah, diantaranya Bali, Tegal, Tasikmalaya dan Papua.

Sementara itu, dua wilayah masih yakni Jakarta dan Jawa Barat masih melakukan kajian.

Gubernur DKI Anies Baswedan mengatakan pihaknya tengah membahas kemungkinan penerapan karantina wilayah di Jakarta.

Hal tersebut juga telah masuk pembahasan Anies bersama Forkopimda, dalam hal ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, bersama Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya.

"Jadi itu termasuk yang sedang dibahas. Nanti kalau sudah final, akan kami umumkan," kata Anies seperti dilihat dari siaran langsung akun YouTube Pemprov DKI, Sabtu (28/3/2020).

  1. Virus Corona Semakin Menggila, Empat Daerah Memutuskan Karantina Wilayah

Sementara itu, Gubernur Jabar Ridwan Kamil masih mematangkan rencana lockdown atau karantina wilayah yang masuk zona merah penyebaran virus corona di Jawa Barat.

Ridwan Kamil mengatakan pembahasn ini akan diselesaikan pada har ini, Senin (30/3/2020).

"Opsi lockdown atau karantina wilayah khususnya untuk zona merah ini sedang kita bahas, besok (hari ini) akan dirampungkan," kata Kang Emil sapaan karab Ridwan Kamil, Minggu (29/3/2020).

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menegaskan kepada para gubernur bahwa pemerintah pusat tidak akan mengambil keputusan lockdown.

Menurut Jokowi, hal ini karena adanya karakter dan budaya yang berbeda dari setiap negara.

"Ada yang bertanya kepada saya, kenapa kebijakan lockdown tidak kita lakukan? perlu saya sampaikan, bahwa setiap negara memiliki karakter yang berbeda-beda, memiliki budaya yang berbeda-beda, memiliki kedisiplinan yang berbeda-beda," kata Jokowi dalam rapat terbatas dengan 34 gubernur se-Indonesia lewat video conference yang disiarkan channel YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (24/3/2020).

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0