Diminta Jadikan Labuan Bajo Destinasi Wisata Premium, Ini yang Disiapkan Polda NTT :: Nusantaratv.com

Diminta Jadikan Labuan Bajo Destinasi Wisata Premium, Ini yang Disiapkan Polda NTT

Salah satu persiapan yang dilakukan Polda NTT adalah bersiap untuk menangani kejahatan-kejahatan yang berdampak global
Diminta Jadikan Labuan Bajo Destinasi Wisata Premium, Ini yang Disiapkan Polda NTT
Kapolda NTT, Irjen Pol Drs Hamidin (foto : NTV/Cal)
Diminta Jadikan Labuan Bajo Destinasi Wisata Premium, Ini yang Disiapkan Polda NTT

Kupang, Nusantaratv.com - Labuan Bajo yang terletak di Nusa Tenggara Timur (NTT), disebut akan menjadi salah satu destinasi wisata premium di Indonesia. Hal tersebut juga sempat dikatakan Presiden Joko Widodo baru-baru ini.

Merespon hal itu, Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) pun melakukan sejumlah persiapan. Mengingat Labuan Bajo masuk dalam wilayah hukum Polda NTT.

Salah satu persiapan yang dilakukan Polda NTT adalah bersiap untuk menangani kejahatan-kejahatan yang berdampak global guna menciptakan suasana yang aman dan kondusif bagi para wisatawan.

"Persiapan yang kita lakukan tentu bagaimana kami menangani kejahatan-kejahatan yang berdampak global, misalnya saat ini kita sedang menangani kasus skimming yang dilakukan oleh orang asing di Labuan Bajo. Artinya kita harus mengantisipasi kasus-kasus serupa. Juga narkoba kita antisipasi, "ujar Kapolda NTT Irjen Pol Drs Hamidin di Mapolda NTT, Rabu (3/12/19).

Kata Hamidin, dengan adanya Labuan Bajo sebagai destinasi baru, tentu pihaknya harus mempersiapkan diri. Termasuk menerima masukan dari berbagai pihak.

"Berbagai masukan juga sedang kita himpun, seperti dari Menteri pariwisata yang kemarin bertemu dengan saya, yaitu isu lingkungan, jadi karena ini destinasi wisata baru maka lingkungan harus terpelihara dengan baik,"jelasnya.

Kemudian soal wisata laut yang paling menarik bagi banyak turis mancanegara, ia mengatakan bahwa tentu harus ada jaminan keamanan bagi turis yang datang ke Indonesia.

''Jadi kalau saya pikir dalam bekerja itu mencegah lebih sulit daripada menangani. Sehingga saya katakan tugas itu secara crime total kita tidak tinggi dan tren indeks kejahatan pada konvensional, "tandas Jenderal bintang dua itu.

"Juga, karena Labuan Bajo akan menjadi daerah wisata baru, maka orang akan melihat ke daerah situ. Dan pada saat orang melihat maka potensi kejahatan akan membesar. Kita harus mulai mempersiapkan diri untuk mengantisipasi itu, ".

Pihaknya juga telah melakukan rapat kerja teknis bidang reserse. Yang mana, Hamidin menekankan kepada jajarannya untuk memperdalam kemampuan teknis menangani kejahatan konvensional dan mulai belajar meningkatkan kapasitas untuk menangani kejahatan transnasional.

"Artinya ada sisi pencegahan kejahatan dan aspek pembangunan, yang saya maksud misalnya orang-orang yang datang kesini kita harus identifikasi dengan baik. Pemda juga harus mendapat pemasukan yang baik,"kata Hamidin menerangkan. 

Lebih jauh ia mengatakan bahwa Polda NTT harus mampu melacak apa yang terjadi di dunia maya, atau dark web. Karena dark web menjadi sarana komunikasi untuk kejahatan transnasional.

"Dalam rakernis saya bilang kemampuan untuk mendeteksi ini harus kuat. Jadi kita antisipasi dari jauh. Jangan sampai kita sudah kejadian, kita baru tolong-tolong, siapa yang menolong kalau bukan diri kita sendiri, "tutupnya.(Cal)

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
3
love
1
funny
0
angry
0
sad
0
wow
1