Data PDP Dan ODP Virus Corona di Jawa Timur :: Nusantaratv.com

Data PDP Dan ODP Virus Corona di Jawa Timur

Kasus virus corona di jawa Timur terus meningkat
Data PDP Dan ODP Virus Corona di Jawa Timur
Penyemprotan disinfektan / Foto: Suara Jatim

Jakarta, Nusantaratv.com - Kasus virus corona (Covid-19) di Jawa Timur (Jatim) terus mengalami peningkatan. Terbaru terjadi penambahan 159 orang sehingga total pasien positif menjadi 3.095 orang.

Untuk pasien yang sembuh dari virus corona di Jatim sebanyak 426 orang dan pasien meninggal menjadi 273 orang

Sementara itu untuk kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Jatim saat ini tercatat ada 5.499 orang.

Dengan rincian sebanyak 2.947 pasien di antaranya masih diawasi, 2.471 pasien selesai diawasi atau sembuh, dan 531 pasien lainnya meninggal dunia

Sedangkan untuk kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) tercatat ada 23.423 orang, yang masih dipantau 4.046 orang, selesai dipantau 19.283 orang, dan 94 orang lainnya meninggal dunia.

  1. Update Dan Rincian Kasus Virus Corona di Jawa Timur

Seperti dikutip CNN, meningkatnya jumlah pasien positif virus corona (Covid-19) membuat Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa harus memaksimalkan kapasitas rumah sakit darurat, atau rumah sakit lapangan.

Rencananya, lanjut Khofifah, RS Lapangan Covid-19 Jatim yang didirikan di Gedung Pusat Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan Jalan Indrapura Surabaya, akan diperuntukkan bagi pasien konfirmasi positif baru yang terkategori ringan.

Rumah sakit tersebut berkapasitas 200 orang, dan bisa di maksimalkan sampai 500 orang. 

Dan, meskipun RS Lapangan ini diperuntukkan bagi pasien virus corona (Covid-19) kategori ringan, namun kelengkapan alat medis, keamanan dan keselamatan tenaga medis tetap menjadi perhatian.

Sementara itu, untuk RS Darurat akan dibangun dengan dua basis utama, yakni gedung dan tenda. Satu gedung utama tengah dalam persiapan sedangkan lima ruangan berbasis tenda telah rampung pengerjaannya.

Kelima tenda tersebut nantinya akan dibagi peruntukannya yaitu, tenda pasien wanita, tenda pasien pria, tenda screening dan tenda untuk keperluan administrasi.

Untuk kesediaan tenaga kesehatan, Pemprov Jatim akan melakukan kolaborasi dengan IDI (Ikatan Dokter Indonesia) dan PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia).

Bersama IDI dan PPNI akan dilakukan perekrutan tenaga relawan guna pengoptimalan pelayanan medis bagi pasien. 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0