Cekcok dengan Polisi, Anggota DPRD Medan: Mana Corona? Biar Kutelan! :: Nusantaratv.com

Cekcok dengan Polisi, Anggota DPRD Medan: Mana Corona? Biar Kutelan!

Polisi meminta jenazah PDP corona tersebut langsung dimakamkan tanpa disemayamkan
Cekcok dengan Polisi, Anggota DPRD Medan: Mana Corona? Biar Kutelan!
Edi Saputra saat melayangkan protes ke petugas. (Tribun)

Medan, Nusantaratv.com - Anggota DPRD Kota Medan Edi Saputra terlibat cekcok mulut dengan aparat kepolisian. Peristiwa ini terjadi saat pemakaman seorang pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona di Medan, Sumatera Utara (Sumut).

Baca juga: Darurat Sipil Saat Wabah Corona Dinilai Tak Tepat dan Bias Tafsir 

Polisi meminta jenazah anggota DPRD Kota Medan berinisial SA itu, langsung dimakamkan tanpa disemayamkan.

Edi yang mengaku tak takut dengan corona, sempat menantang petugas untuk menembaknya. Kejadian ini terekam kamera warga dan videonya viral di media sosial.

Awalnya, Edi yang mengenakan kemeja biru protes terhadap polisi dari Polsek Medan Area mengenai prosedur pemakaman jenazah PDP corona tersebut. Ia juga protes terhadap seorang berseragam ASN dari Pemerintah Kota Medan, yang malah tak membelanya.

"Aku aja nggak takut mati. Kalau mati ya matinya itu. Tembak aja, kamu kupanggil kau nanti. Siapa yang bilang positif?" kata Edi ke petugas.

Menurut Edi pihak keluarga sudah mempercepat proses pengurusan jenazah. Tapi ia menilai, polisi malah memperlambat proses pemakaman.

"Terlalu berlebihan kalian. Orang sudah panik, sedih. Siapa bilang rupanya positif? Kedua, kalau positif, bisa rupanya terbang virus corona?" kata dia.

Edi sempat dijauhkan warga dari aparat kepolisian. Tapi ia tetap menyampaikan protesnya.

"Mana corona itu biar ku telan. Aku wakil rakyat, kalian tembak aja aku biar mati, tembak aku sekarang, bang. Jadi panik kalian buat, terlalu berlebihan kalian aparat ini," jelas Edi.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
1
love
0
funny
0
angry
1
sad
1
wow
0