Bunga Bangkai Koleksi Kebun Raya Cibodas Mekar Lagi :: Nusantaratv.com

Bunga Bangkai Koleksi Kebun Raya Cibodas Mekar Lagi

Bunga Bangkai yang Memiliki Ketinggian 291 Centimeter Telah Dua Kali Mekar.
Bunga Bangkai Koleksi Kebun Raya Cibodas Mekar Lagi
Bunga bangkai koleksi Kebun Raya Cibodar mekar kembali. (Infopublik)

Jakarta, Nusantaratv.com - Bunga Bangkai (Amorphophallus titanum Becc), yang menjadi salah satu koleksi Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Cibodas, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) telah mekar pada Jumat (20/3/2020).

Bunga bangkai yang memiliki ketinggian 291 centimeter ini telah dua kali mekar. Tanaman individu yang ditanam berasal dari biji ini merupakan hasil eksplorasi dari Sungai Manau Kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat, Sumatra Barat pada 2000.

Peneliti Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Cibodas, LIPI, Desri menyampaikan, Amorphophallus titanum Becc, termasuk salah satu anggota suku talas-talasan (Araceae). Amorphophallus titanum disebut, bunga bangkai yang saat mekar mengeluarkan bau busuk yang dapat tercium dengan radius 100 meter.

"Bau tersebut berasal dari asam amino yang keluar melalui permukaan tongkol. Bau busuk pada waktu bunga mekar tersebut menarik perhatian bagi jenis-jenis serangga untuk datang dan dapat membantu penyerbukan tumbuhan tersebut," ujar Destri, dikutip dari laman infopublik.id, Sabtu (21/3/2020).

Baca Juga: Kina Disebut Obat Corona, Ridwan Kamil Mau Ahli Teliti

Dia menjelaskan, Amorphophallus titanium mempunyai tiga siklus hidup, yaitu fase vegetatif, generatif (bunga), dan fase dorman (istirahat). Pada fase vegetatif tanaman hanya terlihat bagian batang semu dan daunnya saja. Sedangkan pada masa generatif terlihat perbungaannya.

"Sementara pada fase dorman tanaman tidak menampakan dirinya di permukaan tanah alias tanaman tidur atau umbinya saja yang ada di dalam tanah," lanjutnya.

Sementara itu, Muhammad Imam Surya dari Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Cibodas LIPI menambahkan, Amorphophallus titanum mempunyai perbungaan yang sangat besar dan bisa disebut sebagai perbungaan raksasa di dunia.

"Bentuk perbungaan menjulang tinggi yang sebenarnya adalah tongkol atau spadix berwarna kuning muda yang dikelilingi oleh seludang bunga yang dalam keadaan mekar mempuyai bentuk menarik berwarna merah jingga," jelas Imam.

Dia mengungkapkan apabila cadangan makanan di umbi mencukupi, dan lingkungannya mendukung, maka bunga majemuknya akan muncul. "Namun jika cadangan makanan kurang daunnya akan tumbuh kembali," terangnya.

Baca Juga: Gubernur Kaltim: Saya Hentikan Pembangunan Ibu Kota Kalau Rusak Hutan 

Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Cibodas LIPI, memiliki beberapa spesimen koleksi tanaman Amorphophallus titanium yang masing-masing dari tiap spesimen tersebut sudah ada yang pernah dan bahkan beberapa kali berbunga.

Pertama kali mekar di Kebun Raya Cibodas pada 11 Maret 2004 yang merupakan hasil eksplorasi dalam bentuk umbi yang ditanam pada 2000, dan terakhir kali mekar pada 5 April 2019.

Amorphophallus titanum termasuk kategori tumbuhan langka berdasarkan klasifikasi dari International Union for Conservation of Nature (IUCN). Keberadaannya di Indonesia dilindungi sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1999, dan merupakan tumbuhan endemik Indonesia khususnya Sumatera.

Di sisi lain, untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19, LIPI melakukan penutupan sementara Kebun Raya Cibodas pada Kamis (19/3/2020) hingga Selasa (31/3/2020), dan akan dibuka kembali setelah melihat perkembangan situasi. 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0