Berbuat Mesum, Polisi dan Bidan Diarak ke Kantor Desa. Sang Polisi Cuma Pakai CD :: Nusantaratv.com

Berbuat Mesum, Polisi dan Bidan Diarak ke Kantor Desa. Sang Polisi Cuma Pakai CD

Warga Desa Sanganom, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur dibuat heboh oleh ulah seorang polisi dan bidan yang diduga melakukan perbuatan mesum.
Berbuat Mesum, Polisi dan Bidan Diarak ke Kantor Desa. Sang Polisi Cuma Pakai CD
Ilustrasi pasangan mesum digerebek aparat

Pasuruan, Nusantaratv.com - Diduga melakukan mesum, Seorang anggota Polsek Nguling, Polresta Pasuruan berinisial D dan seorang bidan berinisial G digerebek warga Desa Sanganom, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Senin (26/8/2019).

Penggerebekan itu dilakukan Senin (26/8/2019) sekitar pukul 01.30 WIB. Disebut-sebut bidan desa itu digerebek di rumah bercat biru atau rumah dinasnya. Saat digerebek, si pria berkaus dan berjaket, namun tidak memakai celana panjang. Sedangkan sang wanita yang terus menutup wajahnya memakai rok warna hitam dan berjaket.

Selang beberapa saat, warga membawa keduanya keluar dari rumah. Sang bidan G keluar lebih dulu sambil menutupi mukanya, dia terus merunduk. Sejumlah warga terdengar mengeluarkan kalimat-kalimat umpatan.

Menyusul kemudian D dibawa keluar rumah. Berbeda dengan G yang berpakaian lengkap, oknum polisi ini hanya mengenakan kaos dan jaket serta celana dalam (CD). Puluhan warga kemudian mengarak D menuju kantor desa yang berjarak 300 meter.

Dari kantor desa, polisi berpangkat Bripka ini kemudian dijemput Provost dan diamankan di Polsek Nguling. Dari Polsek Nguling, ia lalu dibawa ke Mapolresta Pasuruan. Sejumlah warga yang marah sempat ingin menghajar D. Namun usaha warga dihalangi perangkat desa. D kemudian dibawa ke Polsek Nguling.

"Saat ini masih diperiksa. Apa yang dia lakukan saat digerebek belum diketahui. Sejak kapan dia berhubungan dengan bidan, juga masih belum diketahui," kata Kasubbag Humas Polresta Pasuruan AKP Endy Purwanto.    

Dia mengatakan pihaknya akan memberikan keterangan resmi terkait kasus ini. Termasuk apa yang sebenarnya terjadi pada malam penggerebekan di Pasuruan tersebut.

"Saya juga masih menunggu hasil pemeriksaan," tambahnya. 

Jika ditemukan pelanggaran, jelas dia, oknum tersebut akan diberikan sanksi tegas.

"Yang jelas institusi akan memberikan tindakan sesuai hasil pemeriksaan," terangnya.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0