Begini Cara Polres Lombok Barat Cegah Radikalisme di Wilkumnya :: Nusantaratv.com

Begini Cara Polres Lombok Barat Cegah Radikalisme di Wilkumnya

Kepolisian Resor (Polres) Lombok Barat menaruh fokus yang cukup besar bagi radikalisme yang dianggap membahayakan.
Begini Cara Polres Lombok Barat Cegah Radikalisme di Wilkumnya
Kapolres Lombok Barat, AKBP Heri Wahyudi

Lombok Barat, Nusantaratv.com -Kepolisian Resor (Polres) Lombok Barat menaruh fokus yang cukup besar bagi radikalisme yang dianggap membahayakan. Untuk itu, Polres Lombok Barat pun rutin mengadakan sosialisasi tentang bahaya radikalisme di wilayah hukumnya. 

 "Untuk masalah radikalisme khususnya di wilayah hukum kami, bisa dikatakan hampir kasus radikalisme tidak ada. tetapi tidak menutup kemungkinan adanya kelompok-kelompok yang bertentangan dengan Pancasila dan undang-undang dasar. Untuk itu kita berfokus untuk menangkal radikalisme dan rutin mengadakan sosialisasi, "ujar Kapolres Lombok Barat AKBP Heri Wahyudi, saat ditemui di Mapolres Lombok Barat, Rabu (23/10/19).

Kata Heri, Lombok Barat merupakan wilayah yang mayoritas adalah umat Islam dan paling banyak juga berdiri pondok pesantren. Sehingga suasana keislaman sangat kental dan potensi berkembangnya radikal samgat kecil. 

"Jadi untuk kegiatan-kegiatan di sini suasana keislamannya sangat kental sekali. Soal penawaran radikalisme di wilayah Polres Lombok Barat bisa dikatakan kecil ya,"jelasnya.

Baca Juga : Soal Radikalisme di Lombok Tengah, Kapolres : Alhamdulillah Nihil

Ia menambahkan, walaupun kecil tapi tidak menutup kemungkinan masih ada kelompok-kelompok garis keras
yang berusaha memaparkan radikalisme.

Melihat hal itu, pihaknya pun berupaya untuk gencar melakukan pencegahan dengan metode pendekatan kepada masyarakat.

  "Jadi untuk untuk pendekatan kepada masyarakat kita diuntungkan karena di sini banyak sekali pondok pesantren. Di sini banyak sekali sehingga kita lebih mudah melakukan sosialisasi ke pondok pesantren,"

 Setiap minggunya kata Heri, tepatnya hari Jumat, selalu diadakan Jumat Berkah. Dimana kegiatan tersebut dimaksudkan untuk menjalin kedekatan dengan masyarakat. 

"Kita yang ada namanya jumat berkah. Ini kita kumpulkan dana dari anggota. Kemudian dari uang tersebut kita belikan sandal untuk masjid. Nah di kegiatan itu juga kami rutin bertemu warga. Jadi kami sampaikan juga selalu tentang bahaya radikalisme, "tandasnya.(Cal) 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0