Bangun Kolam Renang Rp 1,2 M, Ridwan Kamil Bantah Hamburkan Uang Negara :: Nusantaratv.com

Bangun Kolam Renang Rp 1,2 M, Ridwan Kamil Bantah Hamburkan Uang Negara

Menurut Emil rumah dinasnya gedung bersejarah, sehingga perlu dirawat
Bangun Kolam Renang Rp 1,2 M, Ridwan Kamil Bantah Hamburkan Uang Negara
Gubernur Jabar Ridwan Kamil (kanan)

Jakarta, Nusantaratv.com - Rumah dinas Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil direvitalisasi. Total anggaran yang dihabiskan untuk upaya tersebut mencapai Rp 4 miliar. Kolam renang senilai Rp 1,2 miliar menjadi salah satu fasilitas baru pada rumah. 

Baca juga: Jokowi Serahkan TKDD 2020 ke Kepala Daerah 

Emil, sapaan Ridwan Kamil, membantah revitalisasi Gedung Pakuan menghamburkan uang negara. Sebab para pendahulunya melakukan pembenahan dan penambahan fasilitas di sana.

Emil menjelaskan, rumah dinas yang ditempatinya merupakan bangunan berusia lebih dari 200 tahun dengan luas hampir dua hektare. Di sana, banyak aktivitas yang melibatkan warga. Para gubernur sebelumnya sudah pernah membangun masjid dan gedung olahraga.

"Saking luasnya, gubernur yang dulu membangun fasilitas masjid. Dipakai salat Jumat sama warga saking besarnya. Gubernur berikutnya, membangun gedung olahraga. Bentuknya gedung, bukan lapangan, saking besarnya di zona olahraga. Ada lapang tenis, basket, fasilitas fitness dan sebagainya. Pak Aher (Ahmad Heryawan) membuat macam-macam," ujar Emil di Gedung DPRD Jabar, Kota Bandung, Jumat (15/11/2019). 

Di samping itu, ia mengungkapkan sudah 20 tahun rumah dinasnya tak direnovasi. 

Emil mengaku hanya menyetujui anggaran untuk perawatan saja. Sementara untuk penambahan fasilitas olahraga seperti kolam renang, dilakukan sesuai kebutuhan. Terlebih, ada juga anggaran untuk memperbaiki jalan di sekitar Gedung Pakuan yang juga berguna untuk masyarakat.

Emil pun memastikan proyek strategis di Jabar tak terabaikan, meski ada renovasi Gedung Pakuan. Seperti program penanggulangan kemiskinan, dan pembangunan.

"Pertama tidak menghamburkan uang negara, (penggunaan anggaran) sesuai kebutuhan. Yang kedua yang namanya semua urusan Pakuan memang akan berlangsung setiap tahun, karena ini bangunan bersejarah yang harus dirawat disempurnakan," kata dia. 

"Saya enggak hafal detailnya karena mata anggaran yang di Pakuan itu banyak. Jadi kalau mau detil ya tanya kontraktornya. Anggarannya itu ada buat aspal, ada buat perbaikan taman di tengah. Jadi, kegiatan anggaran itu satu tapi kegiatannya satu. Salah satunya kolam renang," sambung Emil.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0