Bagaimana Rupa Bumi Seandainya Tidak Ada Manusia? :: Nusantaratv.com

Bagaimana Rupa Bumi Seandainya Tidak Ada Manusia?

Laman Daily Mail Menyebutkan, Bahwa Sejak Dahulu Kala Sampai Sekarang, Kiamat Atau Akhir Dunia Merupakan
Bagaimana Rupa Bumi Seandainya Tidak Ada Manusia?
Bagaimana nasib bumi tanpa manusia?

Jakarta, Nusantaratv.com - Laman Daily Mail menyebutkan, bahwa sejak dahulu kala sampai sekarang, kiamat atau akhir dunia merupakan topik abadi dalam keagamaan, kesusastraan dan kesenian.

Coba berandai, apa yang akan terjadi dan bagaimana rupa Bumi ini setelah akhir dunia ? lalu bagaimaa suasananya seandainya tidak ada manusia lagi di muka bumi ini ?

Video yang dihimpun National Geographic menunjukkan, apabila manusia musnah, maka dalam beberapa jam, pembangkit listrik, turbin angin dan panel surya akan ambruk karena tidak ada yang mengoperasikan.

Pasokan listrik pun terputus, jalan-jalan yang menjadi gelap gulita karena tidak ada pasokan listrik, suasana menjadi hening dan sunyi senyap bak kuburan.

Beberapa hari setelah manusia menghilang, hampir semua sistem kereta bawah tanah mulai terendam air karena pompa yg berfungsi buat menyedot air mulai berhenti bekerja, akibatnya sebagian besar terowongan kereta bawah tanah akan digenangi air.

Sekitar sepuluh hari kemudian, hewan ternak di peternakan dan hewan peliharaan mati kelaparan karena tidak ada yang rawat dan memberi makan, sementara anjing-anjing berukuran besar akan secara berkelompok memburu hewan kecil lainnya.

Satu bulan kemudian, air yangg berfungsi buat mendinginkan pembangkit listrik tenaga nuklir mulai mongering, sementara itu, silinder bahan bakar meledak karena suhu tinggi, dan insiden ledakan Chernobyl pun kembali terulang di dunia dan pencemaran nuklir menjadi peristiwa global.

Setahun kemudian, satelit yang tidak dikendalikan manusia jatuh karena sudah tua dan pengaruh gravitasi benda langit. Dan dibawah efek gravitasi inti Bumi, sebagian besar akan menembus lapisan atomosfer dan melesat ke Bumi.

Meskipun dilindungi oleh atomosfer, namun apabila sejumlah besar satelit itu jatuh, maka tingkat keparahannya sebanding dengan hantaman asteroid.

25 tahun kemudian, vegetasi menyelimuti kota, beberapa kota di daerah kering yang terkubur di bawah pasir.

300 tahun kemudian, gedung-gedung bertingkat yang menggunakan konstruksi logam akan runtuh, bahkan ikon suatu negara seperti Eiffel dan Golden Gate Bridge juga hancur karena korosi.

10.000 tahun kemudian, hanya tersisa batu ukir satu-satunya jejak manusia yang pernah eksis di Bumi.

Sphinx, Tembok Besar Tiongkok dan, Candi Borobudur, ukiran empat kepala presiden Amerika Serikat di Gunung Rushmore masih berdiri tegak dalam kesunyian, seakan-akan menggambarkan tentang kecemerlangan peradaban manusia yang pernah eksis di Bumi.

Di dunia ini mungkin tidak ada “akhir dunia”, apabila tidak ada manusia, Bumi akan eksis dengan sangat baik, bahkan lebih penuh vitalitas, hingga bertahun-tahun kemudian, bekas peradaban manusia yang pernah ada akan lenyap sepenuhnya.

Bagaimana dengan pandangan Anda sehubungan dengan ini ?

Sumber: cheerinus.com

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0